Sebuah misi penyelamatan darurat di perairan Papua Tengah berakhir melegakan. Sebanyak 28 orang yang sempat dilaporkan hilang kontak saat menempuh perjalanan laut dari pesisir Mimika menuju Pelabuhan Poumako, akhirnya di
‘’Kami menerima laporan sehubungan kecelakaan kapal yang melibatkan KM. Mekar Alam B di perairan Laut Arafura, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Jumat (27/3) siang ini sekira pukul 14.29 WIT,’’ kata Kepala
Cuti dan libur panjang Lebaran 1447 Hijrah menjadi momen masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Hampir setiap destinasi terutama wisata pantai tidak luput dari serbuan pengunjung. Di Kota Jayapura, setidaknya tiga
Peristiwa bermula saat perahu bertolak dari Kampung Taura, Distrik Fayit, menuju Agats sekitar pukul 07.00 WIT. Naas, saat melintasi ganasnya Muara Bokap pada tengah hari, hantaman ombak besar membuat kapal kehilangan ke
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna dalam keterangan resminya pada Senin malam membenarkan hal tersebut. I Wayan menerangkan bahwa korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, oleh masyar
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna dalam keterangannya mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut laporan, kejadian bermula saat sekitar pukul 02.00 WIT waktu dini hari, korban sedang memancing
Anton dalam keterangan mengatakan kegiatan Siaga SAR Khusus itu dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri. Guna memberikan pelayanan
​Namun, pihaknya menerima laporan kejadian dari anggota Sat Polairud Polres Mimika, Kristian Pisakor, pada Jumat dini hari pukul 01.40 WIT. Berdasarkan laporan yang diterima, KM Jaya Baru sedang membawa empat orang penum
Tim SAR gabungan dari Direktorat Polairud Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, Polsek Jayapura Utara serta Basarnas Kota Jayapura melakukan pencarian. Korban Charles ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada sore har
Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIT dan langsung melakukan pencarian. Pada pukul 15.45 WIT, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan pencarian dengan metode penyelama