Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman mengatakan, untuk menjaga kedaulatan Negara, pihak selain melaksanakan ekspedisi rupiah, juga mengadakan sosialisasi CBP.
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi melemah sebesar 0,06 persen atau 10 poin menjadi Rp15.705 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.695 per dolar AS.
Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menyatakan rupiah menguat pada Senin karena data tenaga kerja Amerika Serikat (AS), data Non Farm Payrolls (NFP) edisi Oktober 2023, dan data tingkat pengangguran AS lebih rendah dari ekspektasi.
“Kestabilan nilai rupiah tersebut diukur baik terhadap harga barang/jasa atau kita kenal dengan istilah inflasi maupun dengan mata uang negara lain yang tercermin dari nilai tukar rupiah,” kata Juli.