Aksi pemalangan kembali terjadi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura. Ini merupakan bentuk peringatan kedua dari masyarakat adat pemilik hak ulayat. Pihak ulayat menegaskan bahwa langkah ini diambil karena tuntutan penyelesaian ganti r
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Ia berharap rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan tersebut dapat menjadi co
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima dan berkualitas bagi masyarakat di Tanah Papua. Hal ini diwujudkan lewat kerjasama dengan Laboratorium Medis CITO, salah satu penyedi
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik Barat melalui penguatan layanan, peningkatan sumber daya manusia, serta modernisasi fasilitas kesehatan yang terus dilakukan secara
Langkah strategis ini mencakup tiga pilar utama yakni pengembangan layanan spesialistik, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta penguatan fasilitas dan teknologi kesehatan yang terintegrasi. Direktur Utama RSUP Jayapura, dr.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar kepada media ini saat ditemui mengungkapkan, kerja sama dengan RSUP Kemenkes Jayapura tersebut untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Pa
Ketua Tim Kerja Pelayanan Medik RSUP Jayapura, dr. Rony Parlindungan Sinaga, mengatakan bahwa pada tahap awal, sebagian besar layanan medis sudah dapat diakses oleh peserta JKN. Layanan tersebut meliputi rawat jalan, raw
Direktur Utama RSUP Jayapura Dr. dr. Petronella Marcia Risamasu, M.Ked. Trop., menegaskan bahwa dengan adanya PKS ini, peserta JKN kini sudah dapat kembali menerima layanan di RSUP Jayapura sesuai mekanisme rujukan yang
Anggota Komisi V DPR Papua, Graha Christie Mambay, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil kunjungan kerja pihaknya ke RSUP Jayapura pada Kamis (23/10), ditemukan fakta bahwa hingga kini rumah sakit tersebut belum menjali
Kedatangan Wapres didampingi Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, serta jajaran rumah sakit. Tujuan mendatangi RSUP adalah mengecek kesiapan jelang peresmian yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Gibran memantau set
Ia menyatakan bahwa ada sejumlah poin yang akan disampaikan dalam aksi tersebut. Pertama menyangkut afirmatif dimana untuk lokasi Rumah Sakit Umum Papua (RSUP) dikatakan hingga kini masih didominasi pegawai dari luar. Se
Anggota Komisi V DPR Papua, Graha Christie Mambay, S.Si., MSc berharap kehadiran rumah sakit rujukan nasional ini tidak sekadar berdiri sebagai bangunan megah, tetapi benar-benar menghadirkan pelayanan kesehatan yang ber
Ia mengaku jika kesiapan rumah sakit sudah 100 persen, tinggal menunggu peresmian. Namun sebelum itu, akan dilakukan soft opening agar rumah sakit sudah melayani masyarakat saat diresmikan.
Manajer Pelayanan Medik RSUP Jayapura, dr. Rony Parlindungan Sinaga, Sp.N, FINA, mengatakan bahwa pembukaan rawat inap ini merupakan langkah penting dalam memperluas akses kesehatan di Tanah Papua.
Banjir merendam sebagian rumah di Kampung Konya, Distrik Abepura, mulai Selasa (8/7) dini hari. Bahkan hingga Rabu (9/7) sore masih tergenang. Sejumlah warga kesulitan beraktivitas hingga harus tetap diam di dalam rumah.
Menurut Denny, Kemenkes telah mengirimkan surat resmi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk meminta penambahan kuota OAP dalam formasi
Ia bahkan melontarkan kalimat bahwa RSUP nantinya bisa menjadi rujukan rumah sakit di kawasan pasifik. Tak hanya Papua tetapi juga negara tetangga seperti PNG, Fiji maupun Vanuatu dan beberapa negara pasific lainnya. Dal
Selain dokter, lanjut Menkes, pihaknya juga akan mengirimkan dokter senior. “Dokter-dokter spesialis sudah ada, alat-alat juga sudah terpasang. Nanti kami kirimkan dokter senior dari Jakarta untuk melatih kasus-kasus ter
“Dari total 252 kamar, sekarang sudah 200 kamar yang terpasang. Alat-alat juga hampir semua sudah tersedia, tinggal satu Cath Lab (kateterisasi jantung) yang saya harapkan segera selesai. Gedung, taman, dan SDM juga suda
Menurut Suzana, anak-anak asli Papua juga memiliki kompetensi yang bagus pada bidang Kesehatan sehingga diharapkan dapat memberikan afirmasi. “Untuk itu kami berharap agar tenaga kerja yang ada di rumah sakit kementerian
"Dari total 252 kamar, sekarang sudah 200 kamar yang terpasang. Alat-alat juga hampir semua sudah tersedia, tinggal satu Cath Lab -kateterisasi jantung- yang saya harapkan selesai akhir Juni. Gedung, taman, dan SDM juga
Rabu (2/7) lalu Gubernur Ramses meninjau RSUP bersama pejabat Pemprov. Lalu Kamis (3/7) kemarin, ia kembali mengajak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, un
Agenda lainnya kata Ramses akan dirancang, namun untuk sementara kunjungan Presiden Prabowo ke Papua adalah untuk peresmian gedung rumah sakit (RSUP). Gubernur Ramses juga berharap tidak ada gangguan dalam bentuk apapun
Sianipar menyayangkan kesempatan emas dalam pembangunan RSUP Jayapura tidak dimanfaatkan sebagai momentum untuk memberdayakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen), yang selama ini telah menghasi
“Banyak keluhan yang kami terima dari masyarakat, dari 529 tenaga yang telah diterima, hanya sembilan orang yang merupakan OAP. Memang ini rumah sakit vertikal, tapi Papua ini daerah Otsus, jadi tetap harus ada afirmasi,
Terkait dengan tenaga di RSUP, Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong mengaku jika dirinya sudah meminta minimal keterwakilan OAP di RSUP harus 50 hingga 60 persen. “Bahkan bila perlu OAP di RSUP harus 80 persen. Saya sudah
Kepada wartawan di lokasi, Ondofollo Kampung Yoka, Ricky David Mebri mengatakan pemalangan tersebut dilakukan oleh pihaknya dengan tujuan agar pihak Uiversitas Cenderawasih selaku penanggungjawab pembangunan tersebut
Febiola menegaskan bahwa selama ini, Pokja Perempuan menerima banyak aspirasi dan keluhan dari masyarakat terkait layanan kesehatan. Ia mengatakan, masih banyak rumah sakit di Papua yang belum memberikan pelayanan yang
Ia menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) Papua saat ini sudah sangat siap menyambut kehadiran rumah sakit tersebut. Menurutnya, banyak lulusan tenaga kesehatan, baik dari dalam maupun luar Papua, yang belum terser
Secara kasat mata, dari luar, bangunan rumah sakit ini terlihat megah. Rumah sakit itu juga diisi dengan peralatan medis yang cukup modern dan lengkap sehingga dapat memberikan pertolongan dengan segera dan tepat.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Ramses Limbong melalui Sekretaris daerah (Sekda) Suzana Dewijana Wanggai mengatakan, kehadiran RSUP Jayapura sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Indonesia, harus ditopang ole