Prabowo, saat berbicara mewakili Presiden RI dalam acara Geoportal Satu Peta 2.0 dan Penyampaian Hasil Capaian PSN dan KEK di Jakarta, Kamis, menyebut dia menangkap kesan Presiden Jokowi melatih dirinya agar terbiasa dengan tugas-tugas kepresidenan.
Prabowo, selepas menerima kunjungan PM Marape di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Senin, menjelaskan niatan-nya itu untuk membuktikan komitmennya yang ingin memelihara hubungan baik Indonesia dan Papua Nugini.
Dalam bursa daftar nama menteri Prabowo-Kaesang yang beredar tersebut, Frederikus Gebze sebagai Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi. Bahkan dari Papua, hanya Frederikus Gebze yang masuk dalam daftar bursa menteri maupun wakil menteri tersebut.
Sikap ini kata dia bentuk ketegasan partai berlambang banteng itu. Sebab menurut mereka jika akhirnya tidak adanya oposisi dalam sebuah pemerintahan lantas untuk apa adanya pemilihan umum.
Menurutnya stabilitas politik dan keamanan bisa tercipta apabila berbagai apsek, seperti Pendidikan, Ekonomi, dan kesejahtraan masyarakat terpenuhi. "Karena stabilitas politik itu terjadi karena ada sebab dan akibat," tandas Gani.
Proses penetapan berlangsung cukup ramai. Dimulai pukul 10.00 WIB, semua unsur petinggi Koalisi Indonesia Maju (KIM) hadir di lokasi. Selain itu, hadir juga pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Keduanya diikuti unsur Partai PKB dan PKS. Sementara Nasdem absen.
“Kita semua lelah dan mungkin ada di antara kita yang tidak puas dan kecewa. Mas Anies Mas Muhaimin, saya pernah berada di posisi anda. Saya tahu senyuman anda berat sekali itu,” kelakar Prabowo disambut riuh tawa hadirin.
Sebelumnya, MK menolak seluruh permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa hasil Pilpres 2024, yang diajukan oleh pemohon satu yakni pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Hal ini setelah MK membacakan pertimbangan permohonan yang dimohonkan pemohon.
Pasca putusan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan menyiapkan tim transisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin ke Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Ia juga mengatakan bahwa Prabowo adalahorang yang telah mengalami pendidikan moderen sejak usia belia dan berasal dari keluarga intelektual yang amat terpandang. Dengan begitu, Anies yakin Prabowo akan mampu menjaga iklim demokrasi di Indonesia.