Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban untuk masyarakat di Papua pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua
Menurut Purbaya, Indonesia tidak terikat komitmen membayar iuran meski tergabung dalam BoP, sebagaimana yang disampaikan oleh Prabowo. Dalam keanggotaan itu, komitmen yang disampaikan Indonesia lebih menyoal penyediaan pasukan perdamaian. “
Turut hadir pula Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Maruli Simanjuntak, dan KSAL Muhammad Ali. Selain unsur pertahanan dan keamanan, rapat ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat lain, seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Se
Pertemuan itu turut diunggah ke dalam media sosial Instagram @sekretariat.kabinet. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo terlihat duduk berhadapan dengan Kapolri. "Presiden Prabowo Subianto memanggil Kapolri Jendera
Aksi yang dimotori oleh Aliansi Perjuangan Kaltim ini menjadi puncak dari akumulasi keresahan panjang masyarakat setempat. Dengan membentangkan spanduk raksasa bertajuk "Pak Prabowo, Tolong Bantu Kami 1x Lagi", warga ing
Presiden Prabowo Subianto menegaskan jabatan kepala negara bukanlah posisi yang ringan atau penuh kenyamanan seperti yang dibayangkan sebagian masyarakat. Ia menekankan, tanggung jawab besar yang diemban kepala negara me
Pernyataan itu pun memicu polemik di tengah masyarakat. Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median), Rico Marbun, menilai pernyataan tersebut sangat disayangkan, terlebih disampaikan oleh seorang akademisi bergelar
”Pada hari ke-29 bulan Ramadhan, menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,” tulis Prabowo.
"Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita. Dari kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu," ujar Presiden d
Kebijakan itu dipertimbangkan sebagai langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) apabila situasi global semakin memburuk.Prabowo mengatakan, perkembangan geopolitik di sejumlah kawasan dunia berp