Hasil olah TKP menetapkan sejumlah titik penting, di antaranya, posisi korban saat tergeletak, sepeda motor, helm, serta jerigen berisi minyak tanah milik korban, posisi pelaku Kindiku Tabuni alias Gumbanak saat menembak
Kapolresta Jayapura Kota Kombes. Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen melalui Kapolsek Heram AKP Bernadus Yunus Ick, S.H mengungkapkan bahwa Almahrum diketahui bernama Boas Gombo, Agama Kristen, warga Perumnas III Gunung, R
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Orpa Wenda (55) saat hendak berjualan pinang di lokasi sekira pukul 11.25 WIT. Menurut keterangan saksi, korban ditemukan dalam posisi tidur menyamping, me
Kemudian sekira pukul 23.00 WIT, usai kegiatan syukuran tersebut sempat terjadi keributan antar dua kelompok masyarakat di depan Toko Hari Hari, depan Kantor Post dan di Petigaan jalan Pemuda dan jalan Brawijaya.
Ipda Yusak menyebut, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIT. Saat itu korban tengah duduk di depan kios, tak lama kemudian seorang pria menghampirinya dan langsung melakukan penikaman. “Pelaku datang langsung tida
Dikatakan, untuk pelaku berinisial L ditangkap di kawasan sekitaran tempat perbelanjaan di pertigaan Jalan Hassanudin-Jalan Yos Soedarso. Kemudian, pelaku berinisial B ditangkap di Jalan Nawaripi, dan pelaku K ditangkap
“Awalnya kami hanya memberikan imbauan agar massa tidak mengganggu arus lalu lintas karena mereka berada tepat di pinggir jalan dan sempat menghambat kendaraan. Namun setelah mereka menolak, personel melakukan dorongan m
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIT. Seorang pria berinisial UTSR (44), warga BTN Sosial Sentani yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir, diduga menikam perutnya sendiri menggunakan sebilah pisau da
Kasat ReskrimPolres Mimika, AKP Rian Oktaria menjelaskan, para pelaku melakukan aksinya dengan modus mengintai dan mengikuti setiap gerak-gerik para korban.
Kapolres Jayawijaya Melalui Kasat Narkoba Iptu J. B Saragih membenarkan adanya temuan paket narkotika golongan I jenis ganja dalam jumlah besar bersama dengan puluhan botol Miras oplosan jenis CT yang diperjual belikan,