Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat dikonfirmasi membenarkan penemuan tersebut. Kata Kapolres, amunisi tersebut ditemukan sekira pukul 05.30 WIT oleh warga yang kemudian diserahkan kepada pihak kepolis
Wakapolres Mimika, Kompol Junan Pilitomo mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan sitaan dari pelaku yang berinisial MIA yang ditangkap pada 19 November 2025 lalu.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya Trenggono, S.Trk, MH membenarkan adanya dua pelaku pendurian dan kekeraran yang kini sudah dilimpahkan kepada kejaksaan usai berkas perkara mereka dipastikan
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Jayapura, AKP Suheryono, menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut diikuti oleh para pejabat utama, di antaranya Kabag Ops, Kasat Intel, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, serta
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sarmi, Ipda Mulyadi, bersama sejumlah anggota Satlantas. Sweeing tersebut dipusatkan di jalan pertigaan Kampung Lembah Neidam, Distrik Sarmi, yang menjadi salah sat
Petugas berhasil mengamankan barang bukti, antara lain satu jerigen ukuran 35 liter Sopi, 43 botol air mineral 600 ml berisi sopi, sembilan ember fermentasi, kompor, dandang, serta perlengkapan destilasi lainnya. Sebagia
Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D. Tamaila menyatakan agenda 1 Desember yang menjadi perhatian semua pihak saat ini, merupakan tanggungjawab dari seluruh komponen yang ada di Kabupaten Jayawijaya untuk bersama menciptakan
Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, bentrok bermula ketika kedua kelompok sama-sama menggelar acara bakar batu. Pendukung Bupati Yuni Wonda melaksanakan bakar
Plt Kepala Dinas DLH Kabupaten Jayawijaya Idawati Waromi Murib mengaku jika pasar merupakan pusat perekonomian di Jayawijaya dan beberapa waktu lalu dilihat kurang bersih sehingga dari DLH bersama -sama melakukan pembesi
“Operasi Zebra Cartenz 2025 yang sudah berjalan 10 hari ini menunjukkan hasil positif. Banyak masyarakat Kabupaten Merauke yang sebelumnya belum memiliki SIM atau SIM-nya sudah mati kini mulai mengurusnya,” kata Kasat La