Kerjasama itu terkait dengan kebijakan pemerintah kota Jayapura untuk menitipkan barang-barang bukti kendaraan bermotor ataupun kendaraan-kendaraan yang rusak atau kendaraan yang akan dilelang baik milik pemerintah maupun yang sementara ditangani pihak kepolisian supaya ditempatkan di Rupbasan Jayapura.
Kanit III Pidana Khusus Reserse Kriminal Polres Boven Digoel Bripka Muhammad Amir yang meminpin langsung tahap II tersebut mengungkapkan, kasus itu bermula saat tersangka masuk ke dalam rumah korban yang sehari-seharinya sebagai pembeli besi tua. Saat masuk ke dalam rumah itu, korban dalam posisi tidur. Saat tersangka mau keluar dari dalam rumah langsung bertemu dengan korban di pintu kamar.
Ia diduga pulang dalam keadaan mengantuk dan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, sesampainya di lokasi, motor yang ditungganginya menabrak median jalan saat sedang berkendara dari arah bundaran Petrosea menuju SP2 dengan.
Kapolsek Mimika Timur, AKP Matheus Tenggu Ate mengatakan, rumah yang dirusak itu merupakan milik anggota TNI yang kini sedang bertugas di NTT. Kata Matheus, terkait pengrusakan terhadap rumah anggota TNI tersebut kini dalam proses penyidikan. Pihaknya juga sudah memeriksa dua orang saksi.
Kapolres Jayapura kota, Kombes Pol. Victor Mackbon menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas apabila ada suporter atau fans dari tim sepakbola tertentu mengangu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolda Papua Irjen. Pol. Mathius mengatakan, upacara sertijab tersebut bukan hanya bagian dari proses administrasi di lingkungan Polri, tetapi juga mencerminkan dinamika organisasi dalam meningkatkan kinerja serta memperkokoh soliditas dan profesionalisme tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan bagi masyarakat.
Ia menegaskan agar perayaan berlebihan ini tidak dilakukan oleh para penggemar tak hanya di laga semi final namun juga hingga laga final nanti. Darwis berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dalam bepergian dengan menggunakan kendaraan.
Susan mengapresiasi karena telah memberikan kesempatan bagi Papua untuk mengundang seluruh pengurus cabang dari seluruh wilayah di Indonesia dan ia menyebut sebagai generasi muda Papua ada tanggungjawab mendukung pembangunan nasional dan khususnya pembangunan di Papua.
Dana tersebut sebesar Rp 160 juta. Wakapolres sarmi juga menjelaskan bahwa dirinya datang bersama anggota bertujuan untuk membuka pemalangan karna ini sudah menyalahi aturan apalagi mereka memalang jalan Trans Sarmi Jayapura yang membuat aktifitas kendaraan yang mau ke Jayapura terhambat.
“Kegiatan Gatiplin di Polsek Arso Kota dimana kami memeriksa identitas diri masing-masing personil, sikap tampang, dan senjata yang ada di mako Polres, ini untuk meningkatkan kedisiplinan anggota agar selalu tertib administrasi apa lagi sebagai anggota polri,” kata Ipda Ponidi.