Pada malam panggung prajurit itu menampilkan Armada Band, Dhira Band, Dhira 90, Voice of Papua, Nobo dan Frans Sisir. Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri beserta para tamu turut larut dalam penampilan dari band tersebut.
  Dua jenasah tersebut adalah Abraham Runga (51) yang diberangkatkan pada Kamis pagi (4/7) pukul 09.00 WIT ke Makasar  dan jenazah Pdt Lerianus Gery (63) diberangkatkan pada Jumat (5/7) pagi pukul 08.00 WIT ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dengan berbagai agenda kegiatan, Ketua Umum menyapa langsung warga masyarakat, dilanjutkan dengan pemberian bantuan berupa paket Sembako, paket cegah stunting, paket alat sekolah, sarana perlengkapan ibadah, serta pemeriksaan kesehatan umum, gigi dan mata.
Kabid Keuangan Polda Papua  menyampaikan bahwa supervisi dan asistensi yang dilaksanakan ini merupakan salah satu kegiatan yang telah direncanakan dan dijadwalkan sesuai dengan aturan yang ada, dalam mengawasi anggaran yang ada pada Polres jajaran Polda Papua.
Kedatangan Ny Sigit Prabowo ini dijemput langsung Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Eva Mathius D. Fakhiri dan PJU Polda Papua. Rombongan tiba pukul 16.00 WIT dengan menggunakan Pesawat udara Polri Boeing 737NG/P-7301 dari Bandara Halim Perdana Kusuma.
  Kabid Humas mengatakan kedua orang tersebut bernama Marianus Gery (63) selaku Pendeta Gereja yang mengalami luka bacok di leher dan jari putus dalam kondisi meninggal dunia di TK dan Abraham Runga (51) yang mengalami luka bacok di kepala juga dalam kondisi meninggal dunia saat dirawat di RSUD Nduga.
Casis Tamtama Polda Papua bernama Yohanes Soisera mendadak ramai dibicarakan para warganet atau netizen. Bagaimana tidak dari video yang beredar di media social terdengar pengakuannya yang membuat para pembina maupun pelatih kesamaptaan merinding.
  Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Provinsi Papua, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan, serta pejabat TNI-Polri Daerah Papua, termasuk Anggota BP3OKP Irjen Pol (Purn) Drs. Petrus Waine dan Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Eva Mathius D. Fakhiri.
Kapolres Sarmi, AKBP Timur Santoso menjelaskan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang sangat penting. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendukung masyarakat dan menunjukkan sinergitas antar instansi terkait.
Ini sekaligus peringatan terakhir bagi anggotanya yang masih berkutat dengan permainan judi secara online. Zaman semakin maju seharusnya bisa disikapi dengan bijak agar kejadian yang sudah – sudah termasuk kasus istri membakar suami yang semuanya anggota Polri tidak lagi terulang.