Di sela kesibukannya usai menerima penghargaan dari Media Seven Indonesia di Bali, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Jayapura, Nerlince Wamuar, memanfaatkan waktu untuk belajar langsung mengenai manajemen peternakan babi dari salah satu pet
Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat lebih dari 110 peternak dengan investasi mencapai lebih dari Rp200 miliar. Populasi ayam petelur mencapai sekitar 750 ribu ekor deng
Sekretaris Asosiasi Peternak Ayam Petelur Tanah Tabi (APTT) Aris secara terpisah mengakui, produksi telur memang melimpah karena selain hasil produksi peternak se Tanah Tabi yang meliputi Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom dan Sarmi juga
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam petelur yang diberikan pemerintah, pihak swasta, maupun rumah aspirasi partai politik kepada masyarakat, khususnya Orang A
Ketua Asosiasi Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Rofi Yasifun kepada Radar Surabaya menanggapi hal tersebut dengan mengatakan bahwa sebenarnya produksi dan stok telur di kandang sangat mencukupi. “Kalau bicara pr
Menurutnya, Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri dalam menertibkan hewan ternak yang kerap berkeliaran, khususnya pada sore hingga malam hari. Selain membahayakan pengguna jalan, hewan ternak yang dibiarkan bebas juga me
Sabelina mengatakan, pembagian bibit ternak babi ini sebagai bagian dari program pemulihan pasca wabah African Swine Fever (ASF). Rencananya, bibit-bibit tersebut akan dibagikan pada bulan September 2025.
Pemkot Jayapura kata Abisai, mengembangkan beberapa program ketahanan pangan yang melibatkan budidaya ayam petelur untuk memperkuat kemandirian pangan desa/kampung dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, drh Adorsina Wompere mengatakan, virus ini terus menyerang ternak babi secara tiba-tiba yang menyebab
“Pakannya setiap hari 20 kilogram ampas tahu, dedak, dan rumput dicampur garam. Mandi pun wajib dua kali sehari,” ungkap Abdul Rahman saat diwawancarai di peternakannya. Ia menambahkan, Rambo merupakan maskot utama dari
Dalam surat edaran tersebut, diatur secara rinci lokasi penangkaran hewan dan larangan melepas ternak secara liar. Jika dilanggar, para peternak terancam sanksi administratif berupa denda hingga sanksi pidana, dengan anc
Pihaknya juga gencar mensosialisasikan agar tidak membangun kandang di area kota. Ia menegaskan, sebelum membangun kandang, harusnya masyarakat datang ke peternakan untuk mengajukan membangun izin usaha beternak. Sehingga, Disnakkeswan Kabupaten Mimika dapat meninjau lokasi sebagai pertimbangan apakah layak atau tidaknya untuk dibangun kandang ternak.
Menurutnya, untuk tahap pertama program ini ada di 52 Kampung sedangkan untuk saat ini yang tahap ke dua di 42 kampung, dimana bantuan itu sudah disalurkan, sehingga untuk hasil monev ini pertama di distrik Walelagama itu pengembangan madu, dan di distrik wesaput pengembangan ternak wam (babi).
Menurut Hartati, pembatasan ini dilakukan guna mendukung peningkatan pendapatan maupun kesejahteraan dari para pengusaha ayam petelur di Provinsi Papua. "Apalagi sebelumnya telah ada edaran dari gubernur terkait pembatasan telur ayam di Papua," ujarnya.
Steven mengaku, akibat sedikitnya stok babi tersebut harga babi melambung dan bisa mencapai belasan juta rupiah per satu ekor babi jika dijual. “Saya antara mau jual atau tidak karena sisa dua ekor. Tapi kalau ada yang mau beli harganya cukup mahal, itu bisa sampai belasan juta rupiah,” ungkap Steven, melalui sambungan telepon.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Tolikara Boas Yikwa,SE mengatakan bantuan bibit ikan unggul 100 benih dan ayam Buras 100 ekor di berikan kepada 4 kelompok peternak di Distrik Kubu, Distrik Wenam, Distrik Geya dan Distrik Karubaga selain itu Pemkab juga berikan bantuan pakan ikan dan pakan ayam.
Tidak banyak komentar terkait dengan hal itu, namun ia tetap mengharapkan pemerintah untuk berkerja lebih keras lagi untuk mengantisipasi virus ASF terjadi di Kota Jayapura. Untuk saat ini penyebaran Virus ASF belum ada tanda-tanda pada ternak Babi di Kota Jayapura.
Bagaimana tidak, adanya kasus tersebut harga babi sekarang turun signifikan, karena permintaan dari konsumen turun. Bahwa peternak yang mau menjual babinya juga sulit, karena pedagang jarang ada yang mau, bahkan permintaan dari konsumen berkurang.
Diakui, kejadian kematian puluhan hewan ternak babi karena ASF di dua kampung di Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, yakni Kampung Ayapo dan Nolokla, harus jadi perhatian, jangan sampai merebak ke mana- mana.
Septianus minta jangan sampai peternak tidak mendapatkan hasil sementara perusahan memperoleh keuntungan. Karena yang didapatkan di lapangan, kata Septianus, pakan yang dimasukan perusahan terlalu banyak, sehingga bibit ayam yang masuk banyak yang mati.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua MP Koibur mengaku pihaknya masih melakukan pencegahan-pencegahan terhadap peternakan maupun daging-daging yang masuk ke wilayah Papua, terutama dari daerah yang terjangkit dengan virus.
Martha Bayu Wijaya menjelaskan bahwa 177 ekor sapi yang mati tersebut tersebar di 4 distrik yakni Distriok Semangga sebanyak 43 ekor, Distrik Tanah Miring sebanyak 108 ekor, Distrik Kurik sebanyak 23 ekor dan Distrik Malind 3 ekor.
Kematian ratusan ternak sapi di Merauke sampai saat ini masih dalam pemeriksaan laboratorium. Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, dimintai tanggapan terkait dengan kematian ratusan ternak sapi dalam 3-4 minggu terakhir ini belum bisa memberikan kesimpulan karrena masih dalam posisi pemeriksaan laboratorium.
Hal ini dikarenakan bisa kembali menular ke ternak-ternak babi yang lain mengingat banyak peternak di Mimika yang kerap mencari pakan babi di tempat sampah yang diambil dari sampah limbah rumah tangga.
Pasalnya bila sudah terlanjut masuk atau tersebar virus atau penyakit hewan menular ini, tentu tidak hanya berdampak kepada kematian ternak saja, tapi juga bisa berimbang kepada masalah ekonomi yang berkepanjangan. Sebab, untuk pemulihan atau pemusnhana penyebab penyakit tentu butuh waktu yang cukup lama.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura, Jece Mano mengatakan, terkait kehadiran kandang-kandang ternak yang ada disekitaraan bantaran sungai di sekitaran kantor pemerintahan walikota atau di samping gedung mess BPK dan Graha Pena Papua itu sebenarnya pihaknya sudah menegur melalui petugas dinas tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua MP Koibur, menyebut hingga hari ini di Provinsi Papua tidak ditemukan virus ASF. Hal ini dikarenakan pihaknya telah melakukan penutupan akses ternak dan produk olahan babi dari luar daerah.
Meski begitu di Kota Jayapura belum ditemukan tanda-tanda infeksi virus baru tersebut ke ternak babi. Pihaknya juga terus waspada dengan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya terutama untuk memastikan tidak adanya hewan masuk terutama bagi dari luar Kota Jayapura terutama dari daerah-daerah yang memang saat ini sudah terinfeksi virus tersebut seperti di Timika.