"Dugaan kuat, korban sengaja dibuang ke sungai oleh KKB untuk mempersulit aparat dalam melakukan pencarian," ungkap Kapolres Asmat AKBP Wahyu. Menurut Wahyu, pencarian jasad korban telah dilakukan sejak pagi hari dengan
‘’Dia warga sipil. Bukan, aparat negara,’’ tandasnya. Namun diakui Kabag Ops Okto Samosir bahwa korban pernah mengikuti test tentara. Namun tidak lolos. Setelah tidak lolos tersebut, korban cukup lama tidak pulang ke ora
”Untuk kedua kasus penembakan ini, Komnas HAM Papua sudah menurunkan tim ke lapangan,” kata Kepala Sekretariat Komnas HAM RI di Papua, Frits Ramandey, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos
Hasil olah TKP menetapkan sejumlah titik penting, di antaranya, posisi korban saat tergeletak, sepeda motor, helm, serta jerigen berisi minyak tanah milik korban, posisi pelaku Kindiku Tabuni alias Gumbanak saat menembak
Konflik antara aparat keamanan dan kelompok sipil bersenjata adalah pemicu utamanya. Dan rakyat tak berdosa yang menjadi korbannya. Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) yang dipimpin pembela Hak Asasi Manu
Kedua korban diketahui bernama Rahmat Hidayat (45) dan Saepudin (39). Jenazah diberangkatkan dari Bandara Wamena pada Kamis (5/6) sekitar Pukul 08.45 WIT. Sekitar satu jam kemudian, Pukul 09.40 WIT, jenazah tiba di Banda
Menurut pengakuan saksi, penembakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIT oleh dua orang pria bersenjata yang secara tiba-tiba melintas dan melepaskan tembakan ke arah korban. Salah satu korban bernama Saepudin mengalami luka
Kejadian bermula saat Bripka Marsidon tengah mengantar korban kecelakaan lalu lintas ke IGD. Saat hendak kembali ke Mapolres menggunakan mobil dinas, terdengar tembakan dari arah luar pagar rumah sakit. Salah satu peluru
Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa rujukan dilakukan karena korban memerlukan perawatan lebih lanjut.
"Sebelumnya, korban telah dirawat di RS Bhayangkara Jayapura dan da
“Benar, telah terjadi penembakan terhadap anggota kami, Bripka Marsidon Debataraja, di depan IGD RSUD Wamena sekira pukul 19.00 WIT. Saat ini korban sudah mendapat perawatan dan dalam keadaan sadar,” ujar Kombes Jan Maka