Pasca penertiban terhadap pasar Youtefa dan Pasar Otonom Kotaraja, pemerintah Kota Jayapura dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan telah menempatkan papan peringatan kepada para pedagang untuk tidak lagi berjualan di area-area yang sudah dilarang secara khusus di tempat-tempat yang sudah ditertibkan beberapa waktu lalu.
Pihak yang berharap ada perhatian dari pemerintah terutama membangun bronjong atau pondasi mulai dari dasar Sungai sehingga ini tidak berimbas semakin parah yang dapat menyebabkan putusnya akses jalan menuju SMK Negeri 8 dan kawasan pemukiman warga di sekitar Jalan itu.
Berdasarkan catatan yang telah dilakukan oleh tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Jayapura, belakangan ini Pemerintah Kota Jayapura telah melaksanakan kegiatan pasar murah sebanyak 17 kali kegiatan.
Karen itu PJ Wali Kota Jayapura Christian Sohilalit meminta Dinas Perhubungan kota Jayapura untuk melakukan kajian dengan mengundang sejumlah pihak terkait termasuk Pelindo untuk membahas pelaksanaan rencana pembatasan waktu operasional angkutan kontainer di wilayah kota Jayapura.
Menikah lagi perlu diberi tanda kutip karena pernikahan pertama Busahir dan Patma pada 49 tahun lalu baru secara agama. ’’Saya tahunya nikah secara agama saja. Akhirnya ikut program sidang isbat nikah setelah diberi tahu anak,” kata Busahir.
Setelah lakukan koodinasi, pihak unit Damkar dari Pos Heram langsung turun ke TKP, disusul unit dari Pos Abepura. Namun setibanya di TKP, warga setempat melarang Damkar Masuk ke lokasi, lantaran di lokasi kebakaran sedang ada keributan.
Menurutnya, sebelumnya badan Pendapatan asli daerah kota Jayapura pernah melakukan pemungutan potensi retribusi parkir tepi jalan umum di distrik tersebut. Namun oknum masyarakat setempat melakukan penganiayaan terhadap salah satu petugas hingga mendapatkan perawatan di Surabaya.
Untuk memastikan dan mencari tahu siapa saja yang berani bermain api terkait dengan nama-nama honorer yang diusulkan menjadi calon aparatur sipil negara (CASN) formasi khusus Papua itu, pemerintah kota Jayapura kemudian mengambil langkah hukum.
Data terbaru yang disampaikan oleh kepala badan Pendapatan asli daerah kota Jayapura, Robby Kepas Awi mengatakan, sampai dengan 30 Juni 2024 total pendapatan pajak bumi dan bangunan sudah mencapai 80,26% atau lebih dari Rp 32,4 M.
Meski jaraknya cukup jauh dari perumahan warga, namun makam TPU Buper Waena jauh dari kesan angker. Itu didukung dengan konsep makam dibangun dengan konsep sederhana, tanpa bangunan, atau marmer.