Laporan yang diterima dari Pos Bade Yonif 141/AYJP, Letda Inf Andra Pahlipi bahwa korban yang merupakan pekerja asal Sulawesi itu dilaporkan hilang setelah berusaha menghindari reruntuhan besi saat sedang bekerja membangun pelabuhan baru di kawasan tersebut.
General Manager Pelindo Regional 4 Jayapura terselll gah Suryana Jendra mengatakan, berdasarkan data yang pihaknya terima, tercatat bahwa penumpang turun di Pelabuhan Jayapura sebanyak 1.641 orang.
Hal tersebut diungkapkan, Kasie Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Klas II Jayapura, Semuel Yabes Yermia bahwa, aktivitas penumpang di Pelabuhan Jayapura masih mendominasi penumpang yang turun di Pela Pelabuhan Jayapura.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Merauke Capt. Julivan Ch. L. Salindeho, SH, MH, kepada wartawan, mengungkapkan, bahwa sehari sebelumnya, pihaknya dari KSOP sebagai regulator otoritas pelabuhan dan sebagai mediator telah memfasilitasi pertemuan dengan ALFI (Asosisasi Logistik dan Forwarder Indonesia) atau perusahaan jasa pengurusan transportasi logistik dengan pihak PT Pelindo Merauke.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Pusat, Evan Eryanto menjelaskan, masuknya KM. Bukit Siguntang disesuaikan dengan jadwal KM. Umsini yang sempat mengalami kendala di Perairan Makassar.
Salah satu anggota Makorem 173/PVB mengatakan bahwa proses pengangkutan logistik mulai dari aset bergerak seperti kendaraan, dan tentu saja prajurit pun akan turut pindah ke Nabire.
Melihat itu, kontainer yang sudah mulai mengeluarkan asap tersebut kemudian segera dipindahkan oleh alat berat dari tumpukan kontainer lainnya agar tidak menjalar ke kontainer lainnya. Tak lama kemudian, 1 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang masih terus membakar isi kontainer tersebut.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Pusat, Evan Eryanto, untuk menjelaskan penyebab kebakaran tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.
Diakuinya, secara kumulatif, jumlah embarkasi penumpang angkutan laut selama Januari-April 2024 mencapai 97.378 orang atau naik sebesar 14,04 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023, yang sebanyak 85.393 orang.
‘’Kita ajukan kembali ke pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan karena anggarannya tahun ini belum teralokasi. Kita ajukan seluruh dokumennya, nanti mereka yang tentukan berapa anggarannya,’’ kata mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merauke ini, kepada media Cenderawasih Pos, baru-baru ini.