Saturday, March 14, 2026
30.9 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

PEDAGANG

Koperasi Desa Merah Putih Bisa Menjadi Pusat Ekonomi Desa

Salah satu pedagang di Pasar Sentral Hamadi, Tekno mengatakan, tujuan dari koperasi desa tersebut untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, dan memutus mata rantai distribusi barang yang merugikan produsen dan konsumen.

Harga dan Stok Stabil, Penjual Akui Permintaan Turun

  Tidak seperti tahun lalu, bahkan para pedagang turut mempertanyakan penyebab daya beli masyarakat menurun apakah dikarenakan pemotongan anggaran, atau karena perputaran ekonomi sedang melambat.

Beri Imbuan Sambil Berbelanja, Cara Persuasif yang Menyentuh Hati Pedagang

Hari pertama masuk kerja, Walikota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Walikota, Rustan Saru menunjukkan totalitas yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan. Pasalnya, mulai dari pagi hingga dini hari keduanya masih melakukan beberapa sidak di wilayah kerjanya.

Menu MBG Harus Dipastikan Layak dan Aman Dikomsumsi

   Pengawan dilakukan mulai  dari penyiapan, proses masak hingga distribusi dan jangka waktu yang layak hingga dikonsumsi para pelajar. Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jayapura adalah Hermanto, mengatakan, pihaknya sudah pasti ikut terlibat aktif di dalam memastikan keberhasilan program makan bergizi gratis itu.

Hari Pertama, ABR-HARUS Langsung Buat Gebrakan

  Para pedagang yang antusias menyambut kedatangan pemimpin baru Kota Jayapura itu menyampaikan untuk menyelesaikan persoalan yang ada salah satunya adalah jam buka tutup pasar.

Sempat Kecewa Dimintai Rp 1 Juta, Kini Hasilkan Dolar Sendiri

Makanya kebanyakan orang lebih memilih take away atau membawa pulang. Namun untuk rasa dari  dagangan ketopraknya jangan ditanya. Ada efek nagih sehingga tidak heran terkadang banyak pembeli yang  datang menggunakan mobil. Memesan dari dalam mobil dan langsung diantarkan. Di gerobak ini tertulis identitas jualannya yakni Ketoprak Semar.

Dulu Penuh Sesak, Kini Hanya Satu Dua Pembeli yang Berkunjung

Ya, hanya saja cerita itu terjadi pada 35 tahun lalu. Disaat Kota Jayapura belum memiliki banyak pilihan pusat perbelanjaan seperti sekarang. Mau mencari pakaian, kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan sekolah semua bermuara di Pasar Ampera. Namun seiring waktu dan pesatnya pembangunan,  pasar konvensional yang berada tak jauh dari Kali Anafre ini mulai ditinggal pembeli.

Aktifitas Pedagang Pinggir Jalan Otonom Munculkan Sampah 

   Yuliana (45) salah seorang pedagang buah rambutan di  pinggir jalan itu mengaku bahwa sampah tersebut bersumber dari para pedagang yang jualan di sepanjang jalan itu. "Itu bekasan dari jualan para pedagang di sini kemungkinan, tetapi biasanya ada petugas yang tiap pagi bersih-bersih disini," jelas Yuliana kepada Cenderawasih Pos.

Akfititas Pasar di Pinggir Jalan Ekspo Bakal Dipindah

   Komunikasi dan koordinasi itu masih terus dilanjutkan agar memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memahami upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah distrik Heram. "Sejauh ini kami sudah lakukan komunikasi kepada pihak-pihak terkait terutama pemerintah di tingkat distrik dan Kampung dan juga tokoh-tokoh masyarakat," ujarnya.

Dinilai Ganggu Ketertiban, Dewan Minta Pemkot Segera Tertibkan

   Dewan kembali meminta Pemerintah Kota Jayapura harus mengambil langkah tegas untuk menindak para pedagang ini. Menurut Yusran Yunus,  para pedagang yang menjual di pinggir jalan tersebut sangat menganggu aktivitas lalulintas masyarakat lain serta tatanan kota jadi terlihat semerawut dan kotor. Sehingga membuat area jalan tersebut semakin sempit.

Latest news

- Advertisement -spot_img