Friday, April 4, 2025
24.7 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

Pasien

Pihak Rumah Sakit Pastikan Stok Cairan Cuci Darah Aman

Direktur RSUD Jayapura, drg Aloysius Giay menyebut tak ada unsur kesengajaan dari pihak rumah sakit terkait dengan habisnya stok cairan yang disampaikan para pasien cuci darah tersebut. Hanya saja kata dia, belakangan ini pasien membludak di rumah sakit sehingga dengan sendirinya kebutuhan juga meningkat.

Stok Cairan Habis, Puluhan Pasien Cuci Darah Panik

Salah satu pasien bernama Nur menyampaikan bahwa pada Senin (2/9) kemarin pihaknya  hendak melakukan cuci darah. Namun saat di rumah sakit, ia mendapatkan informasi jika ada stok cairan yang habis. Mirisnya lagi stok cairan ini baru akan didatangkan bulan depan. Sementara kondisi pasien tidak bisa menunggu selama itu mengingat dalam  seminggu  paling tidak pasien harus 2 kali melakukan cuci darah.

Berharap Utamakan Pelayanan dan Keselamatan Pasien

  Dia mengatakan, terkait persoalan yang terjadi saat ini pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan dari RSUD Jayapura melalui Dinas Kesehatan Kota Jayapura,  mengenai penghentian sementara layanan kesehatan bagi pasien Port Numbai Sehat.

Pelayanan Pasien Otsus Port Numbay Sehat Dihentikan

“RSUD Jayapura sementara belum bisa melayani pasien Otsus Port Numbay hingga ada kesepakatan atau komitmen pembayaran tunggakan sekitar 5 bulan dari Dinkes Kota kepada rumah sakit,” ucap Aloysius.

Stok Obat Kosong, Pasien Kanker Dipulangkan

   Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, mengaku daftar obat kemo dan BHP yang mengalami kekosongan diantaranya cisplating inj 50 mg, eksemestan (Nateran) tab 25, giotrif tab 40 mg, imatinib (Imatero) tab 100 mg, ifosfamid (holoxan) inj 1000 mg, tasigna caps 200 mg, zoladex 10.8mg, Zoladez 3.6 mg dan zoletro inj 4 mg.

Rumkit  Jenderal TNI LB Moerdani Juga Layani Pasien Umum 

   Danrem menjelaskan bahwa Rumah Sakit LB Moerdani ini merupakan rumah sakit modular yang dibangun dalam waktu yang siangkat dan cepat. Karena tidak menggunakan kontruksi tembok, karena pada tahun 2019-2020 terjadi pandemi Covid. 

Latest news

- Advertisement -spot_img