Menurut dia, salah satu yang didorong saat ini adalah ketahanan sosial budaya yakni bagimana warga dapat bersatu padu dalam pelaksanaan pembangunan maupun aktivitas perekonomian dengan saling menghargai, menghormati dan saling tolong menolong tanpa membedakan perbedaan.
‘’Jadi buku APBD ini merupakan dokumen publik, semua rakyat wajib mengawal pemerintahan. Kecuali kita punya perusahaan pribadi silakan, tidak boleh orang tahu. Tapi kalau buku APBD ini menjadi milik seluruh rakyat, milik negara. Kita hanya ditugaskan saja. Nanti suatu saat kalau Tuhan sudah ambil jabatan itu dari kita, maka orang lain yang akan meneruskannya,’’ tandas gubernur Apolo Safanpo, menanggapi keluhan seorang anggota DPRK Mappi yang selama ini tidak mendapatkan buku APBD tersebut.
Uskup menjelaskan, bahwa sesuai perencanaan pembangunan Katedral ini akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 23 miliar. Sementara yang sudah terealisasi untuk pondasi lewat pemancangan tiang beton sekitar Rp 6 miliar.
Dihadapan ratusan Jamaah Muslim yang memenuhi halaman Masjid 2 lantai yang sementara dalam tahap pembangunan itu, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Papua Selatan sudah selesai.
Kunjungan ke Kampung Yapem ini dilakukan disela-sela Safari Ramadan yang dilakukan di Kabupaten Asmat. Tiba di Bandara Ewer, Distrik Agats, gubernur Apolo Safanpo dan wakil gubernur Paskalis Imadawa bersama dengan rombongan langsung disambut Masyarakat dengan pengalungan mahkota.
Jonatan Oku mengatakan pihaknya berupaya menemui dan bertatap muka dengan Gubernur Apolo untuk menyampaikan keluhan yang disampaikan masyarakat terkait pembangunan akses jalan, jaringan Listrik, dan telekomunikasi. Â
  Gubernur Apolo Safanpo menegaskan, pendidikan sebagai sektor prioritas dalam program-program pembangunan disemua negara. Demikian juga di Indonesia, pendidikan menjadi program prioritas disamping bidang kesehatan, infrastruktur dan bidang ekonomi rakyat.
Kunjungan ini merupakan yang pertama di Boven Digoel setelah dilantik sebagai gubernur Papua Selatan periode 2025-20230. Gubernur Apolo Safanpo menjelaskan bahwa kedepan tantangan kita semakin sulit. Karena semua negara, semua daerah berlomba-lomba meningkatan sumber daya manusia.
Menurut Paskalis Imadawa, peredaran minuman keras ilegal berpotensi mempengaruhi citra DOB Papua Selatan sebagai kota yang seharusnya aman dan nyaman. "Sejauh ini pemicu terjadinya kriminalitas ada di minuman beralkohol," kata Paskalis Imadawa.
  Tujuan pendidikan nasional yaitu menciptakan manusia yang utuh. Manusia yang utuh harus memiliki iman, karakter dan nilai-nilai kemanusian. Dalam dunia pendidikan anak-anak harus memiliki tiga hal yakni ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan. Untuk itu, kata Gubernur Apolo, dalam mata pelajaran yang diajarkan di sekolah-sekolah harus memperhatikan tiga hal tersebut.