Presiden Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Pendeta Usman Kobak,S.Th yang diwakili Wakil Presiden GIDI Pendeta Reinhard ohe,S.Th Dalam pesan Natal itu, menyampaikan penghormatan kepada para misionaris dan para OrangTua yang telah membawa kabar baik yaitu Injil ke ke beberapa daerah di Tanah Papua bahkan di luar Papua.
‘’Tugas dari Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah ini adalah bagaimana mengembangkan paduan suara dan vocal group di dalam lembaga gereja dan dalam dedominasi gereja. Jadi kita semua dedominasi gereja Protestan. Karena setiap 3 tahun ada pelaksanaan pesparawi baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Tahun depan kita ikut Pesparawi tingkat nasional di Manokwari, Papua Barat,’’ kata Soleman Jambormias.
Perayaan natal yang mengusung tema Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem (Lukas 2:15) berlangsung dengan khidmat. Dalam perayaan natal juga ditandai dengan pujian lagu malam kudus dan menyalakan lilin natal oleh Penjabat Bupati Manogar Sirait,Wakapolres Kompol Frans D. Tamaela,anggota DPRD Teo Baminggen dan Ketua LMA Babor Bagobal. Penjabat Bupati Manogar Sirait menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Mamberamo Tengah,dimana perayaan natal berjalan dengan baik.
Acara Ibadah minggu ini, dimulai dengan pujian yang dipersembahkan oleh vokal grup dari rombongan Kodam XVII/Cenderawasih, tentunya menambah kehangatan dan suasana khidmat. Tampak terlihat kegiatan ibadah minggu ini dipimpin oleh Bapak Pendeta Wahidin Manurung M.Th.
Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura Dr. Entis Sutisna, SE, MM, CGRM mengatakan ibadah natal itu digelar dalam rangka mempererat tali silahturahmi antar jajaran ataupun keluarga tukang ledeng Jayapura. Melalui tema natal tersebut kiranya mampu memotivasi segenap tukang ledeng untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakkan demi peningkatan kualitas kinerja pelayanan.
Upaya pemerintah daerah bersama PDAM Biak dan dukungan Kantor Akuntan Publik (KAP) berhasil menghapus utang sebesar Rp 12 miliar, membuka lembaran baru bagi warga Kampung Manswam hingga Mokmer di Distrik Biak Kota. Keputusan ini menjadi hadiah istimewa bagi ribuan keluarga menjelang penghujung tahun.
“Jadikan Kabupaten Puncak itu seperti di Betlehem, tempat kelahiran Raja Damai, kita menerima Tuhan, kita taruh di hati, damai sejahtera itu benar-benar kita wujudkan di Kabupaten Puncak, sama seperti pesan Pak Pendeta tadi,” ungkap Penjabat Bupati Puncak, Nenu Tabuni.
Ketiga adalah mengajarkan kebersamaan dan kekeluargaan. "Yang hadir bukan hanya anak-anak yang Kristen atau guru-guru yang Kristen, tetapi juga dari seluruh warga sekolah. Di sini kita mengajarkan kepada anak-anak kita bagaimana menjaga, kebhinekaan yang ada di dalam suatu institusi dalam hal ini adalah sekolah," ujarnya.
Menurut Hardin, tantangan peliputan di Papua itu jauh lebih kompleks dibandingkan dengan daerah yang lain, karena dengan segala potensi konflik sosial yang sangat kompleks.
“Pada momen Natal bersama ini juga bisa saling mengenal satu dengan yang lainnya karena bukan hanya jurnalis aktif saja yang kumpul namun ada mantan jurnalis,” kata Lucky yang juga Pimred Cenderawasih Pos ini.