Ketiga pelaku berinisial KK (38), AT (19), dan GT (38) ditangkap pada Selasa (13/5) malam di wilayah Distrik Jayapura Selatan. Penangkapan bermula dari informasi yang diterima tim gabungan terkait rencana peredaran ga
Satresnarkoba, bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, terus berkolaborasi dalam memberantas peredaran narkoba, baik yang berasal dari luar daerah maupun yang b
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.Kp menegaskan, ada oknum -oknum yang menganggap kalau razia miras yang dilakukan sebelumnya hanya semangat di awal, oleh karena itu pemerintah akan tunjukan apa yang dilakuk
Dia menuturkan akan gencar memerangi miras dan ganja yang masih menjadi sumber masalah di Kabupaten Keerom.“Untuk itu tolong masyarakat jauhi hal tersebut, karena tidak ada gunanya. Entah itu miras dan ganja, tidak ada b
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian, mengungkapkan bahwa penangkapan pertama dilakukan pada Kamis, 24 April 2025, di kawasan Kotaraja, Abepura. Pelaku berinisial BPJ diamankan bersama barang bukti gan
Menurut AKP Febry, penangkapan bermula dari informasi yang diterima oleh tim di lapangan. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim bergerak menuju lokasi kejadian dan menemukan seorang terduga pelaku yang tengah berada
"Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit kompor berukuran besar, dua dandang besar berisi bahan baku balo, dua plastik bening panjang berisi minuman keras jenis CT, satu
Untuk di Lepro, kedatangan anggota Satuan Narkoba tersebut telah tercium terlebih dahulu sehingga pelaku yang pada saat itu sedang melakukan proses produksi sopi langsung menumpahkan semua bahan fermentasi dan kemudia
Plt. BNN Kabupaten Jayapura, Yulius Panggayu mengatakan, terkait dengan kegiatan sosialisasi yang dilakukan pihaknya akan melibatkan seluruh stakeholder untuk menyikapi penyalah guna narkoba di Kabupaten Jayapura.
Sekitar pukul 10.15 WIT, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan terhadap calon penumpang yang mencurigakan. Puncaknya terjadi pada pukul 12.15 WIT di ruang tunggu pelabuhan, ketika tim melakukan pemeriks