Langkah ini diambil bukan sebagai upaya menciptakan benturan antarpihak, melainkan sebagai tekanan moral dan sosial untuk memperjuangkan hak-hak mahasiswa yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari pimpinan universitas. Dalam pern
Dari 90 lulusan program sarjana, masing-masing berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi sebanyak 52 orang, Ilmu Komputer 9 orang, Hukum 12 orang, Psikologi 9 orang, Ilmu Lingkungan 3 orang, dan Kewirausahaan 5 orang. G
Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustad Andika Setyo Budi dalam khotbahnya menekankan bahwa Idul fitri bukan sekadar perayaan rutin, melainkan momentum pembuktian atas keteguhan iman.
Bagi anak panti asuhan, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga menahan rasa kehilangan. Namun mereka menjalani bulan suci dengan ketabahan, sembari menanti kepedulian dan belas kasih mereka yang peduli.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat menuturkan, potensi perbedaan penetapan awal Ramadhan di Indonesia merupakan hal yang wajar. “Sebenarnya kalau berbeda itu biasa. Kar
Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan perhitungan astronomi hisab hakiki yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Metode
Muhammadiyah bertekad untuk terus memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan khususnya masyarakat di tanah Papua. Ini membuktikan keteguhan, komitmen, dan kematangan gerakan Muhammadiyah sebagai pelopor pembaruan Islam dan p
Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Mimika, Juma’ Azis menerangkan, pelaksanaan Idul Adha tahun ini pihaknya mengikuti Maklumat Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan hasil hisab Ramadhan,
 Sebanyak 65 lulusan dari Program Studi Ilmu Komunikasi resmi diwisuda dalam momen sakral yang menandai keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikannya di jenjang sarjana.
 Ketua Muhammadiyah Kota Jayapura, Sukaryanto menyebut BTM salah satu tokoh Papua yang sangat inspiratif. Meski beragama Kristen, BTM dinilai tidak pernah membatasi hubungan dengan pemeluk agama lain selama memimpin Jayapura.