"Murid-murid SMA/SMK kebanyakan sudah diizinkan orang tua untuk mengendarai sepeda motor dengan alasan jarak sekolah yang jauh. Sehingga murid-murid menjadi wajib untuk memiliki SIM. Oleh karena itu, kami lakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah dan masyarakat supaya anak- anak SMA/SMK yang usianya minimal 17 tahun jika mau berkendara harus memiliki SIM,"ungkapnya baru baru ini
Kabag ADH Astra Motor Papua, Bagas Fensanarko mengatakan bahwa pada momen Bulan Ramadan ini, Astra Motor Papua melakukan aksi berbagi takjil gratis bagi umat muslim yang sedang berpuasa.
Motor tersebut ditemukan saat tengah berpatroli di lampu merah otonom dimana motor ini didorong oleh 2 pria. Dan ketika diperiksa kedua orang tersebut tidak dapat menunjukan bukti kepemilikan kendaaraan yang mereka bawa.
Kapolsek Abepura, AKP.Soeparmanto mengatakan pengungkapan dan pengembangan kegiatan jual beli sepeda motor tersebut berawal adanya laporan dari warga bahwa adanya aksi jual beli sepeda motor bodong di market place facebook.
Empat unit sepeda motor tersebut dibawa langsung oleh Sekretaris Kampung Karya Bumi, Besum, Mukari, yang sebelumnya mendapat informasi dari seorang warga Kampung Kwansu Esau Waru bahwa ada 4 unit sepeda motor hasil jarahan yang terparkir di halaman rumahnya.
"Jadi setiap pembelian sepeda motor Honda yang baru, ada garansi dan kali ini ada perubahan garansi jadi kita cover garansi hingga 5 tahun, "ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (8/1) kemarin.
"Keselamatan berkendara jadi satu hal yang harus diperhatikan, bagaimanapun kondisinya. Terlebih kalau kita berboncengan, harus tetap #Cari_Aman,"ungkapnya kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Kamis (6/12) kemarin.
Pasalnya hingga kini sebagian besar kendaraan jenis roda dua itu tak kunjung diambil pemiliknya. "Ada 100 lebih yang diamankan dengan berbagai bentuk pelanggaran tapi sampai saat ini sangat minim yang datang untuk mengurus (mengambil)," kata Dian saat ditemui di Polresta, Senin (20/11).
Pj Bupati Marthen Kogoya dalam arahannya mengatakan, penyerahan bantuan kendaraan operasional tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Daerah kepada seluruh Kepala Distrik dan Lurah di Kabupaten Tolikara dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
Nantinya akan dicari masing – masing pemenang untuk 12 kelas. “Antusias dan partisipasi peserta lomba cukup banyak dimana ada 112 peserta lomba, sehingga dipastikan proses penjuriannya akan ketat,” kata Riswandi, koordinator kegiatan saat ditemui Jumat (10/11) malam.