Salah satu pedagang, Mama Atang, mengatakan bahwa para mama-mama membutuhkan pendampingan dan monitoring rutin dari pemerintah agar penataan pasar bisa berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, konsep festival ini bukan sekadar kegiatan seremonial, namun strategi untuk “memancing” masyarakat agar kembali mengenal dan menghidupkan pasar yang kini mulai sepi tersebut.
Saat kejadian, rumah hanya dihuni oleh ponakan mereka bernama Alfaro. Karena ia panik melihat percikan api tersebut, sehingga ia langsung berlari keluar untuk memanggil pamannya yang bekerja di pangkalan minyak Pertamina
Christian mengatakan, kawasan Skouw memiliki potensi hasil bumi yang cukup besar dan dapat dikelola secara maksimal, terlebih dengan hadirnya program MBG yang dinilainya sebagai peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan
Plt. Kepala SMAN 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, menyampaikan bahwa pencanangan ini menjadi awal rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan HUT Ke-29 pada 29 Januari 2026. Serangkaian lomba dan aktivitas telah disiapkan u
“Tetangga ibu ini memposting kondisi beliau di medsos. Setelah saya lihat, saya langsung datang dan membawa ibu ini ke RS AL, karena kondisinya sudah parah, menggunakan mobil ambulance pribadi saya,” ujar Deli Watak usai
Makanuay mengakui, siapa saja penerima paket bantuan Pemprov Papua diserahkan sepenuhnya kepada pemda melalui dinas sosial setempat. Ia menyebut, untuk paket sembako warga di Kabupaten Biak Numfor dan Supiori diserahkan
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, melalui Kasat Resnarkoba AKP Febry V. Pardede, mengatakan bahwa pelimpahan pertama dilakukan terhadap dua tersangka, masing-masing BK (25) dan FR (23). K
Selain soal kebersihan, kondisi pasar yang belakangan ini sepi pengunjung juga turut menjadi perhatian serius Pemkot Jayapura. Rustan Saru menyebutkan bahwa banyak aspek yang masih perlu dibenahi agar pasar dapat kembali
Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos, aksi dipimpin oleh Yeri Stenly Hamadi (Masyarakat Adat Tobati Enggros) dan diikuti sekira 25 orang. Masa aksi membawa sejumlah spanduk bertuliskan 'Tanah Adat Milik Ahli W