Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh oleh PJ Walikota Jayapura Frans Pekey melalui Asisten 1 Kota Jayapura, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid, serta seluruh BP YPK ditanah Papua.
Para ahli ini ikut mengecek penyebab semburan gas dengan mengecek lapisan tanah permukaan menggunakan alat Georadar. Hanya untuk kepastian penyebab dan apakah kondisi semburan akan terus berlanjut masih harus dilakukan penelitian lebih dulu.
"Hari ini kita bersama-sama melaksanakan pemilihan kepala kampung, kampung yang kita cintai, setelah beberapa saat tertunda. Hari ini menjadi hari terbaik, untuk kita bersama menyalurkan pilihannya untuk memilih pemimpin ke depan,"kata Frans Pekey, Jumat (27/10).
Konser yang digelar di Lapangan Karang Entrop, Distrik Jayapura Selatan, itu berlangsung dengan dihadiri sekiranya ribuan penonton. Kondisi Lapangan Karang yang becek akibat diguyur hujan sesaat sebelum konser dimulai tak menyurutkan niat dari para penikmat dan pencinta musik Ariel dkk.
Konser yang sedianya baru dimulai pukul 21.00 WIT telah dipadati penonton yang sebagian besar kaum hawa. Sementara itu dari pantauan Ceposonline.com dilokasi di kondisi sepanjang jalan raya mulai dari arah Jayapura tujuan Abepura tepatnya didepan Polsek Jayapura Selatan telah terjadi kemacetan.
  "Saat ini sudah masuk pada minggu ke-4 di bulan Oktober, artinya anggaran kita di tahun 2023, sedikit lagi akan berakhir, sehingga program dan kegiatan yang sudah dicapai oleh masing-masing organisasi perangkat daerah, Minggu lalu kita sudah laksanakan monitoring meja triwulan ketiga. Terima kasih kepada OPD-OPD yang sudah mencapai target penyerapannya. Baik realisasi fisik maupun realisasi keuangan yang lebih dari 75 persen," kata Widy Hartanti, Rabu (15/10).
  "Setelah saya tanya ke warga yang melakukan pengeboran sumur ini. Sebenarnya mereka ini petani Tambak Bandeng yang mengebor sumur untuk mencari air asin. Ternyata seperti ini mengeluarkan gas dan tentunya ini sangat berbahaya. Itu juga akan menjadi perhatian dari pemerintah kota terutama para petani tambak ikan bandeng," kata Frans Pekey, awal pekan lalu.
 "Bagian-bagian ini yang kita tidak mendampingi secara baik, sehingga hasilnya juga tidak akan maksimal, padahal dana desa yang masuk ke setiap kampung itu mencapai miliaran rupiah," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan kampung kota Jayapura, Makzi L. Atanay, Rabu (25/10).
"Acara Garuda Indonesia Travel Fair ini sangat membantu masyarakat Papua khususnya masyarakat Kota Jayapura yang mau melakukan perjalanan karena banyak promo-promo menarik yang ditawarkan untuk pembelian tiket,"kata Frans Pekey, Jumat (27/10).
Pada kesempatan tersebut, Regional RCEO, Bank BRI Kantor Wilayah Jayapura, Hery Noercahaya turut hadir didampingi Elvin Kamaludin (Regional Consumer Banking Head) dan Ermana S. Irawan (Branch Manager BRI Jayapura) dan mengucapkan selamat atas Anniversary CV. Maju Makmur Ke-38 Tahun sekaligus dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-77 Founder Maju Makmur Group dan Saga Group Harry Pirono.