Untuk mendukung capaian dari target yang diberikan tersebut, pihaknya sejauh ini mengandalkan beberapa sektor yang menjadi sumber pendapatan asli daerah. Namun yang paling besar itu ada di Pasar Youtefa dan Pasar Hamadi.
"Kami tetap tegas untuk menerapkan aturan terutama para pelanggar atau sopir angkutan kota yang sampai saat ini masih enggan untuk masuk ke dalam Terminal Tipe A," kata Justin Sitorus, Rabu (27/9).
"Insiden ini berimbas merambatnya sambaran api dan merusak kabel Fiber Optic milik Telkom dan berdampak pada penurunan kualitas layanan broadband Telkomsel dan Indihome di wilayah Distrik Muara Tami, Koya Timur & Barat hingga Kabupaten Keerom," terangnya.
Bahkan tercatat dalam sebulan terakhir ada lima kejadian yang sudah terjadi. Mulai dari kebakaran di Gelanggang, lalu di Yoka, kemudian terjadi lagi di APO 45, lalu berlanjut di Yapis Dok V dan Kamis (28/9) kemarin tiga tempat usaha di Tanah Hitam juga ludes.
Sebelumnya, pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori mengatakan bahwa harga beras melonjak karena tambahan stok tidak sebanyak biasanya. Sedangkan permintaan diprediksi bakal tetap stabil bahkan meningkat jelang akhir tahun nanti.
"Saya lihat pas api sudah membesar. Karena panik saya langsung teriak minta tolong kepada warga yang lainnya," ucap Nurniah Nio salah satu warga yang berhasil ditemui Ceposonline.com, Kamis (28/9/2023).
Peringatan Maulid Nabi kali ini mengangkat tema "Menebar Empati, Memperkuat Silaturahmi Dan Bertekad Menjadi Teladan" dengan penceramah KH. Dr. Shofwan Al Jauhari.
Setelah dua hari statemen tersebut diposting ternyata ditanggapi beragam oleh netizen atau warganet. Kebanyakan mereka menyingung soal Pemkot yang seharusnya bijak dengan masyarakatnya dan meminta pemerintah berlaku adil.
Diapun mengatakan pada prinsipnya Pemerintah Kota Jayapura mendukung dan mensukseskan pemilu, terutama pemilihan gubernur dan Walikota di tahun 2024. "Untuk dana hiba Pilkada kurang lebih Rp 90 miliar, selebihnya ditanggung masing-masing pengelenggara pemilu," kata Frans Pekey di Jayapura, Selasa (26/9).