Sidang terbuka ini diawali dengan sambutan Wakil Ketua 1 Bidang Kademik STIH Umel Mandiri Jayapura, Dr. Fitriyah Ingratubun, SH, MH, menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan/wati yang telah dikukuhkan untuk menyandang gelar Magister Hukum dan Sarjana Hukum.
Dari hasil tinjauan tersebut Pemkot Jayapura telah memberikan bantuan kepada korban musibah kebakaran mulai dari bantal, Kasur dan lainnya. Selain itu, Frans Pekey juga meminta kepada Dinas Sosial untuk mendata secara lengkap berapa KK yang rumahnya terbakar, berapa jiwa untuk nantinya bisa dibantu, termasuk meminta Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan saat berada di Posko penampungan.
Penyerahan diterima oleh Pj Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, MSi.,didampingi Pj Sekda Kota Jayapura Robby Kepas Awi, SE.,MM.,dan Kadis Perhubungan Justin Sitorus, SH.,MH., berlangsung di lapangan apel kantor Wali Kota Jayapura.
Rabu (5/10) pekan kemarin, Hakim menyatakan menolak permohonan 1 (satu) orang tersangka atas nama Waryanti, dan Senin (10/10) kemarin, Hakim kembali juga menolak permohonan pra peradilan 2 (dua) tersangka lainnya, yakni Darmawati dan Ita Triastuti.
Pj Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., mengakui, untuk saat ini memang tingkat kenaikan harga bapok masih wajar. Sebab, dari pantauan kondisi harga dan stok di lapangan baik di pasar tradisional dan pasar modern kenaikannya masih belum tinggi. Harga kebutuhan yang mengalami kenaikan yang harus ditekan, seperti harga cabai rawit lokal.
Menurut Manderi, depan Kantor Gubernur Papua adalah kawasan steril. Namun diperbolehkan untuk orang yang santai atau sebatas duduk di lokasi tersebut, sementara untuk berjualan tidak boleh.
Adapun bantuan yang diserahkan kepada korban kebakaran di Kompleks Kampung Nelayan Dok IX Jalan Tanjung Ria Distrik Jayapura Utara itu berupa makanan siap saji, makanan balita, kasur, selimut dan bantuan lainnya untuk kebutuhan korban.
RDPU dipimpin langsung oleh, Mukri M. Hamadi selaku Ketua Pansus Otsus 2022, dan Fajar Risky Wanggai, SH, selaku Wakil ketua Pansus Otsus 2022, serta dihadiri seluruh anggota Pansus Otsus 2022.
Pj Wali Kota Jayapura, Dr Frans Pekey, M,Si,menyatakan, lokasi yang terjadi musibah kebakaran ini sebelumnya juga pernah terkena musibah serupa. “Saya sudah kunjungi langsung lokasi kebakaran, melihat langsung kondisi warga yang terkena musibah dan rumahnya yang terbakar.”ungkap Frans Pekey.
Ketua Wilayah Paguyuban Pasundan 1913 Papua Dr H.Entis Sutisna, SE.,MM.,mengatakan, pihaknya bersama pengurus ikut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti massal dalam upaya mendukung kebersihan dan keindahan Kota Jayapura.