Kejadian ini dibenarkan oleh Kasatlantas Polresta Jayapura Kota melalui Wakapolsek Muara Tami AKP Muh. Anwar. Wakapolsek mengatakan kejadian itu terjadi tepatnya di dekat SD Negeri Holtekamp sekira pukul 06.50 WIT, namun Polsek Muara Tami mendapatkan informasi pada pukul 07.00 WIT.
Akumulasi kasus pelanggaran lalu lintas di jajaran Polres di wilayaha Polda Papua hingga kini terbilang masih cukup tinggi. Dimana jumlah kasusnya mencapai puluhan ribu. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, masih perlu untuk ditingkatkan.
Tepatnya di depan Ruko Sebelum Hotel Suni Hawai Sentani yang mengakibatkan pengemudi mobil Mengalami luka luka dan Mobil mengalami Kerusakan (Kerugian Material). Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos, terkait kejadian tersebut membenarkan.
Kanit Lantas Polsek Jayapura Selatan, Iptu Safrudin mengatakan bahwa kecelakaan yang terjadi Sabtu (7/12) siang kemarin, diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Beat PA 5996 RJ saat mencoba melambung kendaraan di depannya.
Diduga akibat pengaruh minuman keras, keduanya tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, sehingga tabrakan keras terjadi. IDY tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, sehingga keluar jalur dan langsung menabrak korban hingga tewas terlindas di bawah kolong mobil. Dalam waktu hampir bersamaan juga mobil menyenggol Sepeda motor Honda Vario PA 3350 RI yang berada di belakang korban yang meninggal.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar membenarkan kejadian tersebut. Diungkapkan bahwa akibat kejadian tersebut dua orang anggota Brimob Polda Papua menjadi korban, satu diantaranya meninggal dunia dan satunya lagi masih dalam keadaan kritis.
Berdasarkan keterangan saksi Nando (29) di tempat kejadian perkara (TKP), kejadian bermula saat mobil bank sampah berjalan dari arah Koya, distrik Muara Tami menuju ke Kota Jayapura sesampainya diujung Jembatan merah sopir hilang kendali. Sehingga menyebabkan mobil oleng dan menabrak pembatas tengah Jembatan. Akibatnya mobil terbalik dan tanpak depan mobil hancur.
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, mengungkapkan laka maut ini terjadi dini hari kemarin, sekira pukul 01.00 WIT.. Peristiwa ini berawal saat korban melaju dari dari arah Waena tujuan Abepura dalam pengaruh miras.
Ketua RAPI Daerah Papua Muhammad Fahri, ST, MT mengatakan bahwa, latihan Water Rescue yang digelarkan itu bertujuan untuk memberikan edukasi serta membagikan pengalaman dari Basarnas terkait pertolongan pertama ketika terjadinya hal tidak diinginkan terjadi terhadap wisatawan yang berkunjung ke pantai.
“Jadi benar telah terjadi kecelakaan di Sp2, Jalan Cenderawasih tepatnya di depan Meubel Galonta antara mobil R6 dengan pejalan kaki. Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP),” kata AKP Boby melalui sambungan telepon.