Merespons tragedi terbaru yang menewaskan seorang pemancing bernama Firman (22) pada, Selasa (14/7) dini hari, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jayapura menegaskan akan segera melakukan evaluasi total terhadap aspek keselamatan di je
Inilah wajah lain kepolisian. Wajah yang memilih mendengar sebelum berbicara, merangkul sebelum memerintah. Program itu diberi nama Ojol Kamtibmas.Sejak awal 2026, Satlantas Polres Probolinggo Kota menggandeng komunitas ojol Driver Probolin
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., mengusulkan sejumlah langkah untuk meningkatkan keselamatan pengunjung di kawasan Jembatan Youtefa. Mulai dari pemasangan pengeras suara, optimalisasi kamera pengawas (CCTV), hingga pe
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu unit sepeda motor Honda Blade berwarna hitam tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang dikendarai oleh MT.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026, melibatkan sebuah truk Toyota Dyna Long bernomor polisi PA 9590 GA dengan mobil Toyota Avanza 1.3 MT bernomor polisi B 2359 BYM. Peristiwa itu mengakibatkan kerusakan pada kedua kendaraa
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/7) sekira pukul 11.10 WIT ini melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT berwarna merah dan sebuah mobil Honda CR-V berwarna perak. Benturan keras menyebabkan pengendara motor dan dua penumpangnya t
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.10 WIT ini mengakibatkan seorang pengendara motor berinisial S.R tewas. Sementara penumpangnya, E.R, mengalami luka memar di kepala.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia di Rumah Sakit Yowari. Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan
Ia diduga disenggol mobil TNI yang ketika itu sedang berjalan beriringan menuju pada Minggu (14/6) sekira pukul 20.56 WIT. Mirisnya meski kejadian ini sudah seminggu terjadi namun ia tidak juga mengetahui siapa yang menabrak. Beberapa kali
Akibat insiden ini pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi insiden tersebut pada Kamis sore. Berdasarkan penyelidikan awal polisi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.20 WI
Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang terduga pelaku kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menyebabkan seorang pejalan kaki meninggal dunia di Jalan Raya Sentani - Abepura, tepatnya di depan Rumah Makan Micky Sentani. Peristi
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban diketahui berinisial DB (42), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kompleks Toraja Indah, Jalan Hawai Sentani,
Sebuah minibus Dutro yang mengalami kecelakaan pada Jumat (15/5) lalu diduga karena kecepatan tinggi saat pengemudi mencoba menyalip kendaraan lain. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengungkapkan bahwa Satlantas Polres Mimika telah
Kegiatan ini merupakan respons atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pada jam-jam padat aktivitas masyarakat. Kapolres Jayapura AKBP D
Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota mencatat angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kota Jayapura pada triwulan pertama tahun 2026 mencapai 381 kasus. Dari jumlah tersebut, 18 orang meninggal dunia, 131 meng
Perkembangan terbaru kasus kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan truk Mitsubishi Colt Diesel FE 74 HDV (bak terbuka) di Jalan Raya Abepura–Sentani, pada Minggu (19/4/2026) kini tercatat dua korban meninggal duni
Kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi Minggu pagi (19/4) sekira pukul 07.30 WIT, tepatnya di pertigaan jalan masuk Stadion Barnabas Youwe, depan Rumah Bernyanyi Cycloop Sentani, Kabupaten Jayapura. Kapolres Jayapura
Kecelakaan itu terjadi di Jalan Ringroad, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (10/4) dini hari dimana sesuai laporan kepolisian kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIT, tepatnya di sekitar lokasi longsoran dekat tulisan P
Kecelakaan ini ternyata tak hanya melibatkan satu kendaraan melainkan 3 unit sekaligus. Mobil Truk Molen dengan nomor polisi DN 8369 NE Putih menabrak sepeda motor (SPM) Honda Beat Street Hitam PA 5693 RW, SPM Honda CRF
Kejadian ini terjadi sekira pukul 16.00 WIT dan menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan data yang di himpun Cenderawasih pos di lapangan, disebut korban yang men
Salah satu saksi, Berto (35), mengungkapkan bahwa kejadian itu berawal saat kedua kendaraan tersebut datang dari arah bersamaan yakni dari Jembatan Merah. Setibanya di tempat kejadian perkara, truk tangki BBM Pertamina h
”Sehingga pada malam ini saya selaku kepala Basarnas, selaku SAR Coordinator mendeklir bahwa operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat PK-THT saya nyatakan selesai,” kata dia tegas.
Hilman mengaku selama di Makassar mendapatkan pelayanan terbaik dan informasi-informasi yang akurat. Dia juga mengaku telah memberanikan diri untuk datang dengan perjalanan 2,5 jam dari bandara dan perjalanan satu jam me
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto mengkonfirmasi identitas korban. Jenazah berusia 43 tahun itu ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di kedalaman 200 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Evakuasi jenazah Deden
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Makassar Andi Sultan menyampaikan bahwa pihaknya kembali membagi tim menjadi beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Termasuk SRU yang melaksanakan evakuasi jenazah korban berjeni
Tim SAR Gabungan menemukan jenazah Florencia pada Senin (19/1). Jenazah itu terdata sebagai korban kedua yang ditemukan. Sehari sebelumnya (18/1), Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah korban berjenis kelamin laki-laki
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah dihantam angin kencang dan gelombang tinggi sekitar pukul 05.45 WIT. Seluruh penumpang dinyatakan selamat setelah ti
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasat Lantas Iptu Reza Hilmy W. Putra, mengatakan, jumlah kecelakaan yang terjadi sepanjang tahun 2025 sebenarnya mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2024
Akibat kecelakaan ini menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia.Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat kendaraan melaju dari arah Jaya
Diakuinya dari setiap kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi, mayoritas dipengaruhi oleh konsumsi minuman keras. “Faktor utama kecelakaan lalu lintas yang sering kami temukan adalah minuman keras. Hampir setiap kej
Kapolres Tolikara melalui kasat Binmas Ipda Kasrim, SE menyatakan lakalantas di Distrik Karubaga Kabupaten Tolikara antara pengendara Yamaha V-Ixion merah-hitam bernomor polisi L 4549 RD yang dikemudian OW (15) dengan me
Berdasarkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos, korban meninggal dunia dengan kondisi kepala belakang bocor, keluar darah dari hidung, keluar darah dari telinga kiri dan luka lecet pada lutut kaki kanan, hingga men
Korban terpeleset dan mengalami cedera pada bagian tungkai atas sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Jayapura. Laporan diterima pada pukul 17.30 WI
Kanit Gakkum Satlantas Polres Merauke, Ipda D Watora, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 13.40 WIT di kawasan pertigaan Tugu Tunas Kelapa depan Bandara Mopah Merauke. Insiden itu melibatkan kendaraan rod
Dugaan awal yang berkembang di media sosial menyebut korban tewas akibat dibegal. Akibatnya, pihak keluarga korban pun melakukan aksi blokade jalan di beberapa perempatan jalan SP5, SP6, SP7, Iwaka.
Kronologis kejadian, kata KBO Ipda Jhony Tuwing, berawal saat sepeda motor Honda Beat No Pol PA 4905 FD yang di kendarai oleh korban AU melaju dari arah barat ke timur di Jalan Ndoremkai, Kelurahan Bambu Pemali Merauke.
Mobil tersebut dikemudikan oleh pengemudi berinisial PO berusia sekitar 40 tahun. Sedangkan penumpangnya berinisial KKR yang juga berusia sekitar 40 tahun. Mereka merupakan warga Pondok Amor.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kasat Lantas berawal saat sepeda motor Honda Verza Nomor Polisi PA 4624 CQ yang dikendarai korban dan dalam pengaruh minuman keras melaju dari arah Selatan ke Utara atau dari jalan Yobar men
Dimana dalam kecelakaan tersebut merenggut nyawa 47 orang dan mengakibatkan 183 luka berat, serta 82 orang mengalami luka ringan. Adapun kerugian materil senilai Rp 827.400.000.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sang sopir yang berada di dalam kendaraan, yaitu Fajar Andreayansa (20) warga Abepura, mengalami luka lecet di pelipis, sobek di dagu, memar di dada, bengk
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Ps Kasi Humas Ipda Adre MS, mengungkapkan, korban diduga meninggal dunia yang diduga ditabrak oleh roda empat. Hanya saja, pihak Satuan Lalu Lintas masih melakukan penyeli
Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Kurik AKP Elvis Palpialy, pengendara motor VA (17), yang merupakan pelajar asal Kelurahan Padang Raharja, Kecamatan Malind berboncengan dengan AS (36) dan seorang anak berusia 9 tahun
Kasat Lantas Polres Merauke melalui KBO Satuan Lantas Polres Merauke Ipda Jhony Tuwing, menjelaskan, berdasarkan laporan polisi yang diterima pihaknya, insiden itu melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 tanpa tanda no
Kronologi kejadiannya, kata Andre, berawal saat mobil Terios yang dikemudikan RG melaju dari arah Buti menuju Yobar. Saat melintas di depan Gereja Katolik Buti, mobil sempat menyenggol kendaraan yang sedang parkir di bah
Motor tersebut akhirnya terjatuh dan menyeret ketiganya di badan jalan. Akibat kejadian tersebut, Fanny mengalami luka serius di bagian wajah, lutut, dan paha kiri hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan dua
Menurut keterangan, Isuzu Microbus tersebut membawa tujuh penumpang, antara lain Inisial TN, RA, B, RW, TE, AN dan VD. Kecelakaan terjadi saat sopir berusaha menghindari kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan. A
Menurut Cahyo, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 05.10 WIT. Seorang saksi yang hendak mandi di belakang barak menemukan korban dalam kondisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa.
Kecelakaan ini menyebabkan satu korban meninggal dunia yakni seorang anak yang baru berusia 2 tahun berinisial KS. Sedangkan 2 lainnya YB dan MMT mengalami luka-luka.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kasi Huma
Kecelakaan tersebut terjadi antara Mobil Suzuki Carry PA 1497 RK dengan Dump Truck PA 8826 AE. Akibatnya, pengemudi Suzuki Carry meninggal di tempat kejadian, dan satu orang penumpang mengalami luka cukup berat. Sementar
Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi PA 4016 RV. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak di atas trotoar pembatas jalan dengan luka parah di bagian kepala dan bersimbah darah. Dari hasil pemeri
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas AKP Robertus Rengil menjelaskan, Berdasarkan informasi yang diterima dari Polsek Heram, kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang laki-laki yang hingga
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas AKP Robertus Rengil, membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil olah TKP, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai CAS, warga BTN Puskopad, mel
AKP Akbar menerangkan peristiwa kecelakaan ini berawal, pengendara bersama penumpangnya datang dari arah Dok II menuju pusat Kota Jayapura. Setibanya di lokasi kejadian, diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (mi
“Mobil dalam keadaan hidup saat pengemudinya turun. Diduga posisi persneling belum benar-benar netral, sehingga mobil tiba-tiba bergerak maju," ujar AKP Lalang dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos, setidaknya telah terjadi dua kali laka lantas di wilayah tersebut selama dilakukan perbaikan jalan di ujung jembatan. Sebelumnya terjadi pada, 18 Agustus 2025 dan hari ini
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil menjelaskan dari 150 kasus tersebut, tercatat laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD) sebanyak 8 kasus.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika mobil menyeret motor hingga sekitaran Libra. Pengendara motor mengalami luka lecet dan masih dirawat di rumah sakit. Sementara itu, pengendara mobil sudah diamankan oleh Sat Lantas Polr
Tersangka yang diketahui berinisial AS (39), seorang karyawan swasta asal Kabupaten Sarmi, diserahkan bersama barang bukti setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Penyerahan
Di mana akibat jalan yang licin ini, ami Ryzqy Al Haqqu (32), salah seorang korban laka tunggal mengalami nasib naas setelah melintasi Jln Raya Abepura – Entrop, tepatnya Tikungan Lebar Skyline Distrik Jayapura Selatan.
"Sejauh ini tidak ada pengguna jalan yang nekat masuk ke area pekerjaan. Meski begitu, kami tetap memberikan imbauan agar masyarakat selalu waspada. Untuk roda empat, sebaiknya melaju dengan kecepatan minimum karena jalu
Awalnya, korban ditemukan mengalami kecelakaan di lokasi tersebut. Namun, ketika dievakuasi oleh petugas, terlihat luka tikam di dada kanan. Korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun dinyatakan meninggal dunia pad
Tidak ada korban dalam kecelakaan lalu lintas ini. Namun 8 orang baik pengemudi maupun penumpang dari kedua kendaraan tersebut mengalami luka berat. Sedangkan 3 orang lainnya mengalami luka ringan.
Kepala Unit Bin Ops (KBO) Sat Lantas Polres Mimika, Ipda Rudolof Sormin, menerangkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju melawan arah dari arah bundara
Akibat kecelakaan ini, 2 penumpang dari Xenia tewas di TKP yakni Ibu Kartini dan ibu Sumarni yang sedang hamil 4 bulan. Sedangkan 3 lainnya mengalami luka berat yakni Haji Ahang, Najalaila berumur 8 tahun dan Sopir trukk
Korban Almh. Fiyanita diketahui salah satu pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Saat kejadian korban hendak memasuki halaman kantor. Namun karena ada upacara, dirinya sempat berhenti sejenak. Tidak lama setelah itu
“Pengemudi truk diduga mengantuk dan kehilangan kendali kemudian naik ke trotoar sebelah kiri. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy PA 4348 RU yang dikendarai korban hendak berbelok masuk ke Kantor Dinas Keseha
Akibat tabrakan keras tersebut, pengemudi Toyota Kijang bernama Falderio (28) tewas di lokasi akibat luka robek di bagian belakang kepala. Penumpang mobil lainnya, yaitu Raul (25), Marfin (24), Rina (26), Gilbert (32), d
Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP I Dewa Gede Ditya, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika sejumlah warga, termasuk pelaku berinisial DM alias Hengki, mendengar suara benturan keras di sekitar Jembatan Merah
Menurut Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Beddu Rachman, insiden itu melibatkan sebuah mobil yang diduga dikemudikan dalam kondisi mabuk dan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jembatan Merah menuju Pantai Cyberi.
Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Burhanuddin Buton menegaskan komitmennya mengenai hal tersebut. AKP Burhanuddin yang resmi menjabat sejak 16 Juni pekan lalu menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu belakangan, telah terja
Peristiwa ini terjadi di Jalan WR Soepratman sebelum Bundaran Mimika Smart City (Bundaran Petrosea), tepatnya di depan Sekretariat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika sekitar pukul 07.05 WIT.
Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Boby Pratama menerangkan, pengemudi roda empat tersebut diduga dalam pengaruh alkohol saat mengemudi. Hal ini dikarenakan adanya botol sisa minuman keras yang ditemukan di dalam mobil.
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, melalui Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota AKP Muh. Akbar, membenarkan kejadian nahas tersebut. Ia mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 20.40 WI
FO diduga meninggal setelah menabrak sebuah mobil Mitsubishi Triton yang terparkir di pinggir jalan lokasi kejadian. FO yang jatuh dan tergeletak di jalan kemudian dievakuasi oleh warga yang berada di lokasi ke Rumah Sak
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.05 WIT. Warga setempat yang mengetahui hal tersebut pun kemudian berkumpul. Dalam kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal duni
Untuk korban Patmawati mengalami luka lutut, kaki kanan retak dan lecet, dan tangan kanan luka lecet. Ia diketahui pekerjaan ASN di BNN Papua. Keduanya diketahui, ditabrak oleh David Fernando Sanoy (37) pengendara sepe
Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos, Crisna Widyarto diketahui dalam pengaruh Minuman alkohol (Miras) sehingga tidak dapat mengontrol laju mobil yang dikemudikannya. Pada kejadian tersebut dirinya tidak me
"Sesampainya di TKP, tepatnya di tikungan ex Tanjung Elmo, Asei Kecil, pengemudi mobil truck hilang kendali karena mengantuk, aehingga mobil trucuk canter, keluar badan jalan dan menabrak pondasi parit lalu terbalik,"
"Korban mengalami benturan kepala belakang, keluar darah dari hidung dan meninggal dunia. Dia (Korban) tidak menggunakan helm. Setelah diselidiki ternyata korban dalam pengaruh minuman beralkohol," jelas Akbar dalam kete
Peristiwa tragis itu terjadi di jalan poros Kampung Amgotro, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom. Dimana NP (32) yang merupakan tersangka mengendarai mobil Toyota Hilux bersama korban dari arah Waris menuju Fafenumbu.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay,S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan, kejadian bermula saat truk Mitsubishi Ragasa yang dikemudikan oleh SRL (28), warga Arso Timur, Kabupaten K
"Untuk menertibkan lalulintas dan mengurangi laka lantas di Kabupaten Jayapura, kami setiap hari melakukan pemeriksaan kendaraan (rasia) baik itu pagi, sore maupun malam," jelasnya.
Insiden tragis ini mengakibatkan dua orang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian. Menurut keterangan saksi mata, AW menuturkan kecelakaan terjadi sekira pukul 9.58 WIT. Dimana kedua motor Vixion tersebut melaju dari arah berlawanan.
Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Boby Pratama mengatakan, mobil tersebut ditemukan saat kepolisian melakukan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Yos Sudarso, depan Koramil kota Mimika.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas AKP Robertus Rengil menjelaskan, Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan roda empat dan mengakibatkan kerugian materiil berupa robohnya tiang lampu pene
Bahkan mesin mobil yang selama ini jarang terlepas justru berpisah dengan rangka. Bagian atap hingga bagian depan juga penyok tak beraturan. Kecelakaan itu diawal diprediksi akan menelan banyak korban jiwa mengingat kond
Menurut Kanitlantas Polsek Abepura, Ipda Adit, dari tanggal 31 Maret sampai tanggal 7 April kemarin, jumlah kecelakaan berdasarkan pembuatan laporan polisi hanya ada satu LP saja. Dibanding tahun 2024 jumlah lapor
Dengan laju motor yang kencang dan tidak memperhatikan truk yang sedang parkir, keduanya menabrak bak truk hingga sebagian motonya masuk ke bagian bawah kolong. Diketahui Denik Wulandari meninggal dunia setelah mengalami hidung dan kaki kiri patah, kepala samping kiri pecah, kemudian dibagian hidung mengeluarkan darah.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas AKP Robertus Rengil menerangkan, Menurut keterangan saksi, mobil Daihatsu Xenia berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi DD 1893 KD dikemudikan oleh NP (21) Kendaraan tersebut melaju dari arah Abepura menuju Sentani.
Akibat kecelakaan ini, anak 9 tahun atas nama Reva Kirana meninggal dunia setelah sempat di rawat di Rumah Sakit Bunda Pengharapan Merauke. Sedangkan pengendara sepeda motor Dwi Rasmawati (12) dan penumpang lainnya Afiyah Kayla mengalami luka berat. Sementara pengemudi mobil Terios Yu (38) tidak terluka. .
Insiden ini melibatkan mobil Daihatsu Gran Max hitam tanpa nomor polisi dan sepeda motor Honda Scoopy PA 4249 JE. Akibat kecelakaan tersebut, dua pemotor mengalami luka serius, sementara sopir mobil telah diamankan pihak kepolisian.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Barat Iptu Musa Ayakeding menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Supra tanpa nomor plat yang dikendarai oleh PD (35), seorang nelayan asal Kampung Bukisi, Distrik Yokari.
Sepeda motor yang dikendarai seorang pria dengan seorang wanita sebagai penumpang ini kehilangan kendali saat tiba di pertigaan. Diduga karena tidak mengurangi kecepatan, motor tersebut menabrak trotoar dan terpental hingga melewati pagar pembatas Mess Satpom Lanud Manuhua Biak. Akibat benturan keras, kedua korban terlempar ke dalam area mess.
Luka yang timbul dari kecelakaan diakibatkan tindakan sikap sadar tentang dampak miras namun masih tetap memilih untuk mengkonsumsi miras dan berkendara. Jadi kecelakaan ini diawali karena sikap tak peduli dan sadar bahwa berkendara dalam kondisi dipengaruhi miras sangat berpotensi terjadi kecelakaan.
Salah satu warga Distrik Bolakme Jonny Tabuni mengatakan, pemalangan ini bisa terjadi karena tiga orang ibu ditabrak lari oleh pengendara motor jenis crf dari wamena menuju kabupaten Tolikara sehingga pihak korban melakukan pemalangan jalan untuk mendapatkan pelaku dan mencari solusi agar bisa menyelesaikan secara bersama.
Kapolres Jayapura melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil mengatakan sampai saat ini pihaknya mencatat angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jayapura masih terus meningkat.
‘’Dugaan sementara karena laka tunggal. Kemarin dilakukan olah TKP oleh Satlantas. Tapi tadi pagi dilakukan olah TKP ulang dengan melibatkan Inafis dari Reskrim Polres Merauke. Jadi untuk sementara masih dalam penyelidikan,’’ tandas Kapolres
Dia mengatakan dari kasus itu menyebabkan ada korban mengalami luka berat dan ada juga korban yang mengalami luka ringan.
"Jadi hanya Luka berat dan luka ringan tidak ada korban jiwa dan 11 kecelakaan ini terjadi di 11 titik wilayah yang berbeda,"kata kompol Kormarul, di kantor Polsek Abepura, Senin (6/1).
Kaanevopsda Polda Papua, AKBP Johan Valentino Nanuru melalui Kasubbag Min Opsnal Dit Lantas Polda, AKP Suhardi Syailatua merincikan 92 Kasus Kecelakaan Lalulintas yang ditemukan selama operasi lilin cartenz 2024.