Menanggapi situasi tersebut, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua menegaskan bahwa Pangdam telah memerintahkan Danrem selaku Dankolakops untuk segera berkoordinasi dengan Kapolda guna melakukan penebalan p
"Rapim ini adalah forum strategis untuk mengevaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus menyampaikan garis besar program kerja dan anggaran tahun 2026, guna mendukung tugas pokok TNI AD," demikian disampaikan dalam amanat ters
Hal ini disampaikan Kasdam dalam momen safari rohani yang juga dihadiri sejumlah pejabat Kodam dan Para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan dan Tokoh Pemuda di wilayah Kota Jayapura.
Ibadah kali ini juga dihadiri Jenderal TNI yang dikenal masyarakat sebagai sosok yang humanis dan religius menyuarakan keimanan dan kedamaian di Tanah Papua. Yakni, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen
Kehadiran dan kebersamaan ini, merupakan wujud komitmen Kodam XVII/Cenderawasih untuk senantiasa manunggal dengan masyarakat di Tanah Papua. Usai mengikuti ibadah, Kasdam Brigjen Thevi A. Zebua mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan kepada para jemaat. Dalam sambutannya Ia menegaskan bahwa menciptakan keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Kasdam menyebut bahwa Tanah Papua merupakan Surga kecil yang jatuh ke bumi. Untuk itu, meminta para Jemaat untuk mencintai dan menjaga Papua.”Mari kita cintai dan jaga Papua. Hal yang sama juga dilakukan oleh TNI yang ditugaskan di Tanah ini adalah untuk mencintai serta menjaga Papua," ungkapnya.
Ibadah minggu ini tampak khidmat, dipimpin langsung Pendeta Indra Karubaba diwarnai dengan lagu puji-pujian yang dipersembahkan oleh Tim Vokal Grub Cenderawasih. Saat memberikan sambutannya, Kasdam XVII/Cenderawasih mempersilahkan kepada para jemaat untuk menjalin silaturahmi, bertegur sapa dan berkunjung di kediamannya.
Bahkan dikenal sebagai sosok sederhana yang selalu menyuarakan tentang bagaimana hidup damai berdampingan, merawat kebhinekaan, persatuan dan kesatuan, serta keamanan dalam rangka menciptakan stabilitas wilayah guna percepatan pembangunan di Tanah Papua.
Apel yang dihadiri olen satuan Polisi Militer dari tiga matra TNI (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara), Polri, serta satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih tersebut mengusung tema "Polisi Militer Siap Menegakkan Hukum, Disiplin, dan Tata Tertib untuk Mewujudkan TNI Prima sebagai Garda Terdepan Pertahanan Negara Menuju Indonesia Maju."
Siapa lagi kalau bukan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A Zebua, S.E., M.M, bersama rombongan yang selalu bersafari ibadah Minggu di Gereja-Gereja di wilayah Jayapura. Ini merupakan bagian dari komitmennya yang selalu mengedepankan pendekatan agama untuk menciptakan kedamaian, sekaligus untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di Tanah Papua.
Modalky menjelaskan tema tersebut mengajarkan pentingnya integritas dan keteladanan, sesuai dengan nilai-nilai moral yang diusung dalam ajaran budaya Tionghoa. Selain menjadi momen pergantian tahun, lanjut Modalky Imlek juga menjadi waktu sakral bagi umat Tionghoa untuk beribadah dan mempererat persaudaraan.
Brigjen TNI Thevi A Zebua didaulat untuk menyampaikan pesan kepada Para Jemaat yang hadir. Pentingnya pertobatan, rendah hati dan tidak serakah menjadi atensi dalam pesan yang menyejukkan bagi jemaat sekalian. "Hal yang perlu menjadi perhatian dan penting bagi kehidupan adalah rendah hati, pertobatan, dan rasa cukup dalam kehidupan sehari-hari," jelas Kasdam.
Ibadah yang berlangsung khidmat ini diawali dengan puji-pujian dipimpin langsung oleh Pastor Paulus Tumayang Tandilinting. Saat diminta memberikan kata sambutan kepada para jemaat, Kasdam Brigjen TNI Thevi A. Zebua menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pihak gereja dan jemaat atas kebersamaannya untuk beribadah minggu di Gereja Santo Fransiskus Asisi Jayapura.
Acara Ibadah minggu ini, dimulai dengan pujian yang dipersembahkan oleh vokal grup dari rombongan Kodam XVII/Cenderawasih, tentunya menambah kehangatan dan suasana khidmat. Tampak terlihat kegiatan ibadah minggu ini dipimpin oleh Bapak Pendeta Wahidin Manurung M.Th.
Kegiatan ibadah Brigjen TNI Thevi beserta rombongan tersebut merupakan kegiatan rutinitas yang dilakukan pada setiap Minggu berkeliling atau bersafari ke Gereja-Gereja di wilayah Jayapura tanpa mamandang denominasi Gereja tertentu saja, namun di seluruh Gereja-Gereja.
Terkait peran dan tugas Kodam XVII/Cenderawasih ungkapkannya bahwa Kodam memiliki peran dan tugas menjaga keamanan maupun menjamin kedamaian yang berkesesuaian dengan tema yang diusung pada ibadah tersebut yaitu Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja, Mewujudkan Keadilan, Kedamaian dan Kesejahteraan.
Ibadah minggu ini dipimpin oleh langsung Ketua Jemaat Pdt. M.P.A. Maury S.Th. Usai rangkaian Ibadah, dalam sambutannya Kasdam Brigjen TNI Thevi A Zebua mengungkapan bahwa hari ibadah Minggu pada tanggal 10 November tersebut bertepatan Bangsa Indonesia memperingati sebagai Hari Pahlawan.
Kegiatan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Susi Patty S.th.,M.Sc. ini tampak terlihat khidmat. Selanjutnya saat didaulat memberikan sambutannya Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A Zebua mengungkapkan rasa syukurnya karena komitmennya untuk selalu beribadah bersama masyarakat di Jayapura yang sekaligus membawa Tim Vocal Grup dapat berjalan sesuai harapan.
Usai prosesi ibadah, Kasdam menyempatkan memperkenalkan diri secara singkat kepada para Jemaat Gereja. Pada kesempatan ini Kasdam menuturkan kepada Jemaat Kingmi Allah Ninom bahwa dirinya akan meneruskan programnya yaitu berkeliling mendatangi Gereja-gereja untuk beribadah.
Brigjen TNI Thevi merupakan sosok Kasdam XVII/Cenderawasih yang akrab dan rajin beribadah bersama para jemaat gereja-gereja di Jayapura. Usai memperkenalkan diri secara singkat, Kasdam XVII/Cenderawasih menyampaikan kepada Jemaat Gereja GKI Immanuel bahwa dirinya memiliki program untuk berkeliling mendatangi gereja-gereja untuk beribadah yang sekaligus membawa vocal grup.
Menurutnya, Kodam XVII/Cenderawasih bersama masyarakat bertugas menjaga dan menghadirkan kedamaian serta menjaga ketentraman di seluruh Tanah Papua. Seperti halnya saat Indonesia beberapa waktu lalu menerima kunjungan Paus Fransiskus yang mengajak untuk membawa kedamaian di muka bumi dan cinta kasih bagi seluruh umat.