Kehadiran dan kebersamaan ini, merupakan wujud komitmen Kodam XVII/Cenderawasih untuk senantiasa manunggal dengan masyarakat di Tanah Papua. Usai mengikuti ibadah, Kasdam Brigjen Thevi A. Zebua mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan kepada para jemaat. Dalam sambutannya Ia menegaskan bahwa menciptakan keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Kasdam menyebut bahwa Tanah Papua merupakan Surga kecil yang jatuh ke bumi. Untuk itu, meminta para Jemaat untuk mencintai dan menjaga Papua.”Mari kita cintai dan jaga Papua. Hal yang sama juga dilakukan oleh TNI yang ditugaskan di Tanah ini adalah untuk mencintai serta menjaga Papua," ungkapnya.
Ibadah minggu ini tampak khidmat, dipimpin langsung Pendeta Indra Karubaba diwarnai dengan lagu puji-pujian yang dipersembahkan oleh Tim Vokal Grub Cenderawasih. Saat memberikan sambutannya, Kasdam XVII/Cenderawasih mempersilahkan kepada para jemaat untuk menjalin silaturahmi, bertegur sapa dan berkunjung di kediamannya.
Bahkan dikenal sebagai sosok sederhana yang selalu menyuarakan tentang bagaimana hidup damai berdampingan, merawat kebhinekaan, persatuan dan kesatuan, serta keamanan dalam rangka menciptakan stabilitas wilayah guna percepatan pembangunan di Tanah Papua.
Apel yang dihadiri olen satuan Polisi Militer dari tiga matra TNI (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara), Polri, serta satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih tersebut mengusung tema "Polisi Militer Siap Menegakkan Hukum, Disiplin, dan Tata Tertib untuk Mewujudkan TNI Prima sebagai Garda Terdepan Pertahanan Negara Menuju Indonesia Maju."
Siapa lagi kalau bukan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A Zebua, S.E., M.M, bersama rombongan yang selalu bersafari ibadah Minggu di Gereja-Gereja di wilayah Jayapura. Ini merupakan bagian dari komitmennya yang selalu mengedepankan pendekatan agama untuk menciptakan kedamaian, sekaligus untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di Tanah Papua.
Modalky menjelaskan tema tersebut mengajarkan pentingnya integritas dan keteladanan, sesuai dengan nilai-nilai moral yang diusung dalam ajaran budaya Tionghoa. Selain menjadi momen pergantian tahun, lanjut Modalky Imlek juga menjadi waktu sakral bagi umat Tionghoa untuk beribadah dan mempererat persaudaraan.
Brigjen TNI Thevi A Zebua didaulat untuk menyampaikan pesan kepada Para Jemaat yang hadir. Pentingnya pertobatan, rendah hati dan tidak serakah menjadi atensi dalam pesan yang menyejukkan bagi jemaat sekalian. "Hal yang perlu menjadi perhatian dan penting bagi kehidupan adalah rendah hati, pertobatan, dan rasa cukup dalam kehidupan sehari-hari," jelas Kasdam.
Ibadah yang berlangsung khidmat ini diawali dengan puji-pujian dipimpin langsung oleh Pastor Paulus Tumayang Tandilinting. Saat diminta memberikan kata sambutan kepada para jemaat, Kasdam Brigjen TNI Thevi A. Zebua menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pihak gereja dan jemaat atas kebersamaannya untuk beribadah minggu di Gereja Santo Fransiskus Asisi Jayapura.
Acara Ibadah minggu ini, dimulai dengan pujian yang dipersembahkan oleh vokal grup dari rombongan Kodam XVII/Cenderawasih, tentunya menambah kehangatan dan suasana khidmat. Tampak terlihat kegiatan ibadah minggu ini dipimpin oleh Bapak Pendeta Wahidin Manurung M.Th.