Sedangkan untuk biaya kepulangan para nelayan dari Australia ke Bali kat Romanus ditanggung pemerintah Australia, dan dari Bali ke Merauke ditanggung oleh Pemkab Merauke.
Keempat kapal yang ditangkap tersebut adalam KMN Latimojong, KMN Kembar Jaya, KMN Nurlela dan KMN Ihsan Jaya. Dari 4 kapal nelayan yamg ditangkap itu, satu diantaranya dibebaskan yakni KMN Latimong, satu kapal  ditenggelamkan yakni KMN Kembar Jaya. Sedangkan 2 kapal  lainnya yakni KMN Nurlale dan KMN Ihsan Jaya digiring ke Darwin, Australia.
Romanus Mbaraka menjelaskan, dari 4 kapal yang sempat ditangkap oleh otoritas Australia, 1 kapal yakni KMN Latimojong dikembalikan atau dilepas. Kapal tersebut kemungkinan baru pertama kalinya masuk ke perairan Australia. Lalu 1 kapal lainnya yakni KMN Kembar Jaya ditenggelamkan.Â
Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Pusat, Evan Eryanto, untuk menjelaskan penyebab kebakaran tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.
Kebakaran bisa dipadamkan sekitar empat jam kemudian atau pukul 09.30. Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto membenarkan bahwa kebakaran terjadi di dalam ruang mesin. Meski begitu, kepastiannya tetap menunggu hasil penyelidikan.
Diakuinya, secara kumulatif, jumlah embarkasi penumpang angkutan laut selama Januari-April 2024 mencapai 97.378 orang atau naik sebesar 14,04 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023, yang sebanyak 85.393 orang.
Ia mengaku, untuk jenis kapal ikan di atas 30 GT maka untuk perizinan operasional kapal dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Disebutkan Iman sejumlah izin yang harus diurus nelayan di antaranya Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP).
 Keberadaan kapal yang dihadirkan dengan anggaran APBD Kota Jayapura itu, hingga saat ini ternyata belum bisa berbuat banyak. Pasalnya meskipun sudah berkali-kali disosialisasikan, namun nyatanya minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kapal itu masih sangat minim atau sepi peminat.
  Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Merauke Leunard HF Rumbekwan, menjelaskan, pentingnya PKP bagi nelayan yang memiliki kapal-kapal dibawah 7 GT tersebut. Sebab, selai n kapal nelayan tersebut memiliki izin, juga kapal-kapal penangkap ikan ukuran dibawah 7 GT tersebut juga akan mendapatkan alokasi BBM subsidi.Â
Kepala Kantor Kesyahbandara dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jayapura, Agustinus mengatakan bahwa khusus kapal penumpang baik itu perintis maupun kapal penumpang (Kapal Putih) sudah sebanyak 60 kali masuk di Pelabuhan Jayapura, sejak Januari - April 2024.