"Sesampainya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran guna memastikan situasi aman," ujar Brigjen Faizal. Dari hasil analisis awal, suara tembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Untungnya tidak ada korban jiwa," bebernya.
Wakaops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Adarma Sinaga, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan aksi penembakan tersebut awalnya menargetkan dua anggota Polres Intan Jaya yang sedang melintas menggunakan kendaraan roda dua (KR2). Namun, upaya penyerangan itu gagal karena tembakan yang dilepaskan oleh pelaku tidak mengenai sasaran.
“Kedepan pemerintah akan sejalan dengan gereja untuk ubah mindset orang luar tentang Intan Jaya lebih-lebih dari segi pendidikan,” tuturnya. Ia mohon dukungan doa kepada seluruh masyarakat Kabupaten Intan Jaya dalam masa kepemimpinannya selama lima tahun ke depan.
Hendhi melanjutkan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi dan Pangkoop TNI Habema Mayjen TNI Lucky Avianto. Dalam program ini, Hendhi memastikan pihak Kostrad menyajikan makanan yang bernilai bergizi tinggi dan higienis.
"Situasinya sudah aman ya," singkat Benny saat dikonfirmasi kemarin. Dia menyatakan situasi di Kabupaten Intan Jaya mulai membaik. Masyarakat pun mulai beraktivas seperti biasa.Benny menjelaskan pasca kerusuhan itu hingga kini anggotanya masih rutin melaksanakan patroli untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang beraktivitas.
Dalam video yang beredar, terlihat kediaman Yoakim Mujzijau diserang oleh massa yang diduga berasal dari kubu paslon nomor urut 3. Yoakim, dalam cuplikan video itu, mengonfirmasi bahwa rumahnya sedang diserang oleh sekelompok massa.
Kepala Operasi Damai Cartenz itu menyatakan bahwa personel gabungan dari Brimob Satgas Blukar dan pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala Ops Damai Cartenz-2024 masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap KKB pelaku tindak pidana pembunuhan di Area di Kali Wabu.
Ancaman dari kelompok KKB masih terus terjadi. Terbaru pada Sabtu (2/11) dua orang warga sipil diserang KKB, satu diantaranya meningal dunia dan satunya lagi berhasil menyelamatkan diri. Menangapi hal tersebut Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Brigjen Pol. Faizal Rahmadani yang juga menjabat sebagai Kepala Operasi Damai Cartenz (ODC) mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) tersebut.
Dari insiden ini sejatinya ada dua korban namun saat korban pertama ditembak, satu korban lainnya Jeki Maramis (28) spontan melarikan diri menelusuri hutan dan bersembunyi. Meski demikian ia mengalami luka pada bagian telapak kaki kiri dan luka lecet pada bagian punggung dan tangan kiri. Untungnya ia selamat.
Wakapolda Papua, Brigjen Faizal jelaskan bahwa akhir-akhir ini, Undius Kogoya sedang menaikan misinya. Sementara itu kelompok yang sedang merapat adalah kelompok Sabinus Waker dan Aibon. "Jadi, di Intan Jaya ini ada tiga kelompok ini yang aktif namun ada dua yang kelompok besar yakni Undius dan kelompok Waker," jelas Faizal.