Misa yang berlangsung di Gereja Stasi Santo Agustinus Entrop, Paroki Argapura tersebut dipimpin oleh Romo Wendi Raya, OFM dan dihadiri umat dengan penuh kekhusyukan. Suasana ibadah berlangsung tertib, sederhana, dan sara
Ketua Panitia Natal bersama Willem da Costa dalam laporannya mengatakan,melalui perayaan Natal bersama ini dapat membangun keharmonisan antara masyarakat, ASN dan TNI/Polri.
Ia mengatakan, sebelumnya panitia menggelar
Acara dihadiri oleh Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si,Wakil bupati Yoel Boari, perwakilan Polres, Perwira penghubung kodim 1709/ Yawa, Plh Sekda,para staf ahli,asisten dan kepala OPD,GOW, pengurus dan an
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyampaikan apresiasi atas kontribusi masyarakat Batak dalam pembangunan sumber daya manusia di Papua Pegunungan. Ia menyoroti peran penting para guru, tenaga kese
Berbagai elemen masyarakat menunjukkan kepedulian dan dukungannya, menciptakan suasana kondusif bagi umat Kristiani untuk menjalankan ibadah dan perayaan dengan khidmat. Dengan suasana yang terjaga ini, umat di Kota Jaya
Kapolsek menjelaskan, selain melakukan pengamanan selama ibadah Natal berlangsung, petugas juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas jemaat dan lingkungan sekitar gereja untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapa
‘’Pada malam mini sebuah catatan sejarah bagi kita. Sebuah momentum penting bagi umat Katolik dan umat Kristen pada umumnya, karena kita peringati dan kita wujudkan dalam sebuah kehidupan bersama. Kenapa kita bergembira.
Dengan mengenakan celemek dan berbaur bersama ibu-ibu jemaat, Zita Anjani ikut menyiapkan makanan yang akan disajikan dalam ibadah dan perayaan Natal.
Momen tersebut menjadi simbol kedekatan, kesederhanaan, serta semanga
Perayaan ini menjadi momentum rohani yang bermakna untuk mempererat persatuan, memperkuat iman, serta meneguhkan komitmen bersama membangun Tolikara yang damai dan sejahtera menjelang tahun 2026. Natal gabungan tersebut
Tokoh masyarakat Kampung Kleublouw, Lexi Tokoro, mengatakan bahwa kegiatan ibadah dan bakti sosial tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bukti nyata kasih dan perhatian pemerintah pusat kepada warga.