Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menjelaskan, program PSBI tersebut diberikan kepada kedua lembaga zakat masing-masing berupa 50 paket makanan tambahan atau PMT untuk mencegah stunting selama 4 bulan yang akan dibagikan di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan dan Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, bahkan PSBI juga diberikan kepada Gereja Kristen Nazarene (GKN) Kasih.
Lokasi yang digunakan adalah Car Free Day (CFD) di Jl Holtekamp, Abepura. Ketua Umum DPP Pemuda HKJM, Bachtiar Istiawan mengatakan bahwa kegiatan donor ini akan diprogramkan menjadi agenda rutin yang dilakukan Pemuda HKJM.
Kapolres Biak Numfor diwakili Wakapolres Biak Numfor Kompol Muchsit Sefian S.IK, menjelaskan, aksi donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-78 dan bentuk kepedulian Polres Biak terhadap kesehatan masyarakat. Terlebih kebutuhan darah di PMI Biak yang kian menipis.
Hal ini dikatakan Ketua Palang Merah Indonesia Rustan Saru kepada wartawan usai PMI Kota Jayapura bersama seluruh pengurus PMI kota, distrik, didampingi dewan kehormatan UDD PMI dan relawan PMI dalam melakukan kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga dalam rangka mengenang jasa-jasa Pahlawan untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, Sabtu 1 Juni 2024 di TMP Waena.
Dimana ada 24 dokter, yang terdiri dari 12 dokter umum, kemudian satu dokter spesialis Radiologi, satu spesialis Forensik, satu dokter spesialis THT, kemudian tiga dokter spesialis anak, tiga dokter spesialis penyakit dalam, satu dokter spesialis patologi klinik, satu dokter spesialis bedah, dan satu dokter spesialis bedah anak, kemudian 13 Dokter lainya.
Palang Merah Indonesia, Provinsi Papua, yang berlokasi di Jln Trikora No 7 Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, bakal menggunakan sistem informasi manajemen donor darah (Simdondar). Aplikasi ini untuk memudahkan masyarakat mengetahui kegiatan PMI.
Selain untuk memeriahkan ulang tahun rumah sakit, Bakes donor darah itu juga digelar dalam rangka mendukung Beyond Trust Presisi 2024. Hal ini merupakan intruksi Kapolri Listyo Sigit, untuk mentransformasikan tingkat kepercayaan publik yang telah dibangun menjadi rasa percaya dan loyalitas dengan berupaya melampaui harapan masyarakat terhadap Polri.
Kegiatan yang bertema Pemasyarakatan Pasti Berdampak ini, diinisiasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua bersama jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan maupun Keimigrasian Se-Kota Jayapura ini, dihadiri Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi, Kepala UPT Se Kota Jayapura dan jajaran.