Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, di antaranya sunatan massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan dini kanker serviks, layanan KB dari BKKBN, serta diskus
Namun, di balik itu, ada kisah lain yang tak kalah menyentuh. Empat peserta lainnya berusia remaja dan dewasa. Ada yang berusia 17 tahun dan ada juga yang telah berusia 52 tahun. Mereka semua menunggu giliran. Wajah mere
Erianto berhasil menyabet gelar juara melalui karya berjudul “Berburu Cuan Lewat Kopi Listrik”. Liputan ini memotret sisi humanis sekaligus inovatif dari anak-anak muda Papua yang memanfaatkan sepeda listrik untuk menjaj
Setibanya di museum, para peserta disambut hangat oleh penjaga museum. Wartawan langsung diarahkan menuju lobby di lantai ll. Sebelum melangkah jauh ke dalam museum, puluhan jurnalis ini berkumpul terlebih dahulu di lobb
Di kantor redaksi, anak-anak TK mendapatkan informasi dan belajar terkait dengan proses membuat koran, mulai dengan mencari berita oleh wartawan, mengedit berita, desain halaman koran, hingga proses percetakan. Selain di
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama antara Polda Papua dan media Cenderawasih Pos sebagai mitra strategis dalam
Beberapa artikel menjadi acuan penilaian dari Pemerintah Kota Jayapura mengenai kebudayaan di Port Numbay yakni; Lestarikan budaya Seniman Harus Terus Berkarya Zaman Boleh Modern Seni Budaya Harus Terus Membumi. Kemudian
Ketua Anggota Komisi B DPRK Kota Jayapura itu mengakui bahwa hingga saat ini Cenderawasih atau Cepos merupakan salah satu perusahaan dengan produk jurnalistik yang memberikan informasi yang bervariasi, akuntabel dan ak
Dan di antara sekian banyak konsep kafe yang sekarang ini banyak digunakan, ada satu konsep kafe yang akan mampu membawa kamu ke nuansa jadul bernama Meja Kopi. Ia berlokasi di Jalan Pasifik Permai, Ruko Dok II, Distrik Jayapura Utara.
Sebuah narasi dalam paragraf yang isinya seputar imbauan, ajakan dan kalimat yang bisa mempengaruhi pembaca untuk mengikuti apa yang disampaikan pihak yang mengeluarkan narasi tersebut. Para peserta didik ini terlihat sangat aktif dimana sesi pertanyaan belum dimulai namun sudah banyak yang mengacungkan tangan ingin bertanya.
Ketua Umum SPS Januar P Ruswita dalam sambutannya mengatakan, media arus utama masih eksis dan digunakan sebagai referensi oleh pemangku kepentingan. “Kita punya kemampuan untuk menjadi kritik host dan cek fakta akan kebenaran kepada publik," kata Januar.
Sebanyak 37 murid ini mendengarkan dengan seksama penjelasan yang disampaikan Pimpred Cepos, Lucky Ireeuw. Usai pengenalan, Lucky lantas menjelaskan soal bagaimana berita bisa dihasilkan.
Bukan rahasia umum, kata Taofiq, di mata jurnalis Jakarta, Papua hanya dikenal sebagai wilayah yang rawan, wilayah yang tertinggal. Namun dengan adanya kunjungan itu, ternyata berbanding terbalik dari yang diberitakan di media.
Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Politik dan Pemerintah Dirjen IKP Kemenkominfo RI Agus Triyono mengatakan Cepos media yang paling unik, karena satu-satunya yang bisa mempertahankan koran cetak di Papua.
Acara yang diikuti jajaran pegawai dan pejabat PLN UIP Maluku-Papua itu, juga dihadiri General Manager PLN UIP MPA, Wisnu Kuntjoro Adi, dan Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP MPA, Hendri Iriawan. Selain itu, sejumlah pemimpin media cetak, digital dan elektronik yang ada di Papua juga, turut hadir.
Para siswa terlihat aktif mengikuti penjelasan, terkait cara kerja wartawan dan proses pembuatan koran. Sesekali anak-anak ini antusias bertanya terkait dengan bidang atau profesi jurnalis.
Pj Bupati Jayapura Triwarno juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen yang ada di Kabupaten Jayapura, terutama pihak penyelenggara dari KPU Kabupaten Jayapura turun ke PPD, PPS dan KPPS serta Bawaslu Kabupaten Jayapura hingga turun ke Panwas tingkat bawah dan perangkatnya dari tingkat distrik sampai kampung serta TNI Polri yang telah menjaga keamanan dengan baik. Juga partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya.