"Artinya setiap masyarakat harus waspada, khusus bagi warga yang tinggal diareah-areah rawan banjir, longsor bahkan dibawah pohon-pohon besar, agar lebih berhati-hati," terangnya kepada Cenderawasih Pos, belum lama ini.
Saat kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan 20 personel dengan 2 unit armada mobil pemadam kebakaran (Damkar) berukuran 10.000 liter dan 3.000 liter.
Menurut Asep, si pengendara ditemukan oleh warga dalam keadaan sudah tidak bernyawa di sekitar lokasi kejadian. Selain itu juga akibat cuaca yang ektstrem ini sejumlah wilayah alami ba jir dan terendam air seperti di sekitar Kali Acay karena air meluap, Organda, ruas jalan Entrop SMA 4 dan PTC juga beberapa titik lainnya.
Kepala BPBD Kabupaten Merauke Romanus Sujatmiko ditemui media ini di ruang kerjanya, mengatakan, ketika tim evakuasi yang disiapkan tersebut seluruhnya berasal dari BPBD Kabupaten Merauke. Setiap Tim beranggokatan 14 orang sehingga total seluruhnya berjumlah 42 orang.
Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Septinus Marandof mengatakan, rencananya pos akan dibuka di Distrik Mimika Timur, Distrik Iwaka dan Distrik Kwamki Narama. Wacana ini pun muncul karena mengingat potensi terjadinya bencana kebakaran di Kabupaten Mimika terbilang cukup tinggi.
Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Jan Willem Rumere mengatakan kondisi di Kabupaten Jayapura saat ini tetap siaga, apa lagi pada lokasi-lokasi pemukiman warga yang setiap kali hujan terjadi luapan air.
"Kita tau bersama bahwa di Pantai Holtekamp ini sering terjadi laka laut, untuk itu kita perlu memasang rambu-rambu sebagai tanda peringatan bagi warga yang bertamasya, titik-titik mana saja yang perlu dihindari. Rencana pemasangan tahun ini," tutur Asep A.M Khalid ke Cenderawasih Pos
Sekretaris BPBD Provinsi Papua Barkah Wisnu Raditya di Jayapura, Sabtu, mengatakan penyerahan bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban dari korban bencana banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi di Kota Jayapura yang terjadi pada 18 Desember 2024. "Bantuan yang diberikan ini berupa bahan pokok dan matras untuk keluarga yang terdampak," katanya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jayapura Jan Willem Rumere di Sentani, Rabu, mengatakan cuaca di Papua khususnya Jayapura selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu. “Ini semalaman (17-18/12) 2024 terjadi hujan merata di Jayapura dan disertai angin, sehingga kami ingatkan warga untuk lebih waspada,” katanya.