"Iyo kaks (Kakak,red), Sa bahkan biasanya kalau sudah gerah dan berkeringat pasti sa sempatkan pulang mandi dulu baru lanjut lagi," sahut seorang warga lainnya di saat yang sama. "Dulu jam 8 kita masih bisa rasakan udara
Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura Ezri Ronsumbre, mengatakan bahwa pada periode Nataru 2025/2026, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi secara luas, mencakup wilayah Kota Jayapura, Kabupa
Menurut Kapolri, prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan tinggi hingga sangat tinggi yang perlu diantisipasi secara serius. Kondisi tersebut dapat memicu banjir, longsor hingga gangguan transportasi sehingga
BMKG mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia, tepatnya di selatan Jawa Timur. Sistem ini memiliki kecepatan angin 25 knot dengan tekanan 1005 hPa (hektopascal, satuan tekanan udara). "Berpotensi sedan
BMKG mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia, tepatnya di selatan Jawa Timur. Sistem ini memiliki kecepatan angin 25 knot dengan tekanan 1005 hPa (hektopascal, satuan tekanan udara).
 "Secara umum, pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga intensitas hujan cenderung meningkat pada periode Monsun Barat atau Monsun Asia yang sedang berlangsung," kata Ezri Ronsumbre, se
Kota Jayapura memang sudah harus siap siaga dengan situasi darurat apapun. Dengan topografi kemiringan dan langsung bersentuhan dengan laut maka potensi air mengalir membawa material tentu sangat mungkin terjadi. Jika ti
Pasalnya, dari prakiraan BMKG Merauke untuk kondisi cuaca 1 minggu kedepan didominasi hujan ringan dan sedang. ‘’Untuk prakiraan cuaca 1 minggu kedepan, didominasi hujan ringan dan sedang. Tapi bisa berkembang menjadi hu
Di sejumlah ruas jalan, air menggenangi badan jalan hingga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat. Pengendara terpaksa mengurangi kecepatan agar tidak terjebak apalagi terendam. Rahman, warga belakang Pasar Youtefa Abe
pada periode musim hujan (Monsun Asia) saat ini, potensi peningkatan intensitas hujan cukup tinggi di sebagian besar wilayah Papua dan dapat disertai kilat/petir serta angin kencang. Kondisi tersebut dipicu oleh peningka