Fenomena MJO ini diprediksi aktif di wilayah Samudra Hindia hingga sebagian besar Pulau Papua, terkhususnya perairan utara Papua. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan curah hujan, terutama di wi
Menurut Hariman, Kampung Kayo Pulo, RT 02 Pulau Kosong, Distrik Jayapura Selatan ditempati sekitar 150 kepala keluarga (KK) di mana 99,9 persen penduduknya merupakan nelayan. "Di Pulo Kosong ini terdapat 20 kelompok nela
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Lefinus Ragainaga, mengatakan berdasarkan data dari BMKG, tinggi gelombang di perairan Jayapura saat ini mencapai 3 hingga 4 meter, bahkan b
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi sejak November dan diperkirakan berakhir pada April 2026 mendatang. Karena itu ia mengingatkan kep
Untuk cuaca pada pelaksanaan Salat Idul Fitri, BMKG memprediksi pada tanggal 20 - 22 Maret 2026: Cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya air laut, maka permukaan air laut yang meningkat membuat air dari drainase maupun kali tidak dapat mengalir secar
Sejumlah titik yang terdampak adalah Kali Acai dan kawasan Pasar Youtefa, Distrik Abepura serta Organda, Padang Bulan, Perumnas 4 di Distrik Heram dan dibeberapa tempat lainnya. Di kawasan Organda yang berbentuk kawah in
Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG Papua, Finnyalia Napitupulu menyebut pada periode Monsun Asia saat ini, potensi peningkatan intensitas hujan cukup tinggi di sebagian besar wilayah Papua dan dapat disertai kilat (petir)
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa hasil pemantauan kondisi iklim global di Samudera Pasifik menunjukkan indeks ENSO berada pada angka -0,28 atau kategori Netral, dan diproyeksikan bertahan hingga Juni
Ketua Tim Publik BMKG Papua Finnyalia Napitupulu menjelaskan bahwa gerhana bulan total merupakan fenomena astronomi yang terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus sehingga Bulan sepenuhnya mas