“Berjalan dengan lancar dan sukses, dan hampir semua ikut TKA. Laporan terakhir kami dapatkan dari berbagai sekolah semuanya berjalan baik, dan sekitar 2.000 -an anak-anak telah ikut,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Ke
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, sekaligus mengangkat PSBS menjauhi zona degradasi. PSBS kini berada pada posisi 15 dengan koleksi 9 poin. Sementara Persita tetap tertahan pada peringkat lima dengan raihan 18 poin
“Saya berterima kasih atas pertemuan ini, apalagi ini adalah inisiatif dari IDI untuk meminta audiensi. Saya nilai kesepahaman dan kesepakatan untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih b
Kajari yang baru dilantik tanggal 30 Oktober lalu juga disambut dengan prosesi adat mansorandak dan pemasangan mahkota diatas kepala setelah turun dari pesawat. Pemasangan mahkota di kepala dilakukan oleh Bupati Supiori
Pembangunan Mess yang didesain 2 lantai ini akan menghabiskan dianggarkan sebesar Rp. 3 miliar, dan memiliki panjang bangunan 39 meter serta lebar 10 meter, dengan 22 kamar. Selain itu, mess ini juga akan dilengkapi deng
“Saya minta semua ASN ikut memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang kebijakan-kebijakan atau program pemerintah daerah. Penjelasan itu bisa dilakukan secara langsung ataupun melalui media sosial ketika ada yang be
Penyerahan peralatan produksi kerajinan dilakukan oleh Asisten I Setda Kabupaten Biak Numfor, Samuel Rumaikeuw, SH kepada masing-masing perwakilan kelompok usaha. Adapun paket peralatan produksi yang diserahkan itu diant
“Dengan peletakan batu pertama ini, maka secara resmi pembangunan sudah mulai dilaksanakan, dan sebagaimana yang dilakukan di sejumlah pembangunan rumah ibadah lainnya, di pembangunan gedung gereja baru ini, pemerintah d
PSBS masih tertahan di zona degradasi atau peringkat 16 dengan koleksi 6 poin. Sebaliknya, kemenangan ini mengantarkan Persija naik pada peringkat kedua dengan raihan 20 poin. Mereka kini hanya terpaut 4 poin dari Borneo
Dikatakan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan seluruh tokoh agama untuk membina mental dan spiritual masyarakat, karena pembangunan SDM yang unggul harus didasari oleh akhlak dan moral yang kuat, dan dalam konteks