Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Martha Bayu Wijaya menjelaskan bahwa ada 12 jenis pangan yang dijual di tempat tersebut. Namun yang paling diminati warga adalah beras, telur, minyak goreng dan produk lainnya seperti ikan dan sejumlah bahan pangan lainnya.
Harga beras secara nasional terus melonjak dalam satu bulan terakhir karena diduga ternadk kelangkaan di daerah yang menjadi swasembada beras. Dampak dari naiknya harga beras ini turut dirasakan pedagang beras di Mimika, Papua Tengah.
“Dari laporan para distributor, dipastikan stok bahan pokok di Papua aman. Meski tidak menutup kemungkinan akibat tingginya permintaan barang berpotensi menyebabkan kenaikan harga dari produsen maupun pemasok,” ucap Susi kepada wartawan.
Kepala Disperindagkop UKM Kota Jayapura Robert Awi, di Jayapura, Selasa, mengatakan para distributor juga telah menjadwalkan pengiriman bahan pangan ke daerah ini sebanyak dua kali dalam sebulan.
Dia mengatakan kenaikan harga beras yang terjadi secara nasional pada minggu ketiga dan ke-4 Februari itu memicu inflasi tinggi di sejumlah daerah termasuk di Kota Jayapura. Kendati demikian besaran inflasi di Kota Jayapura masih tergolong terendah dibanding dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, menyebut naiknya harga beras di Papua dipengaruhi naiknya harga barang dari daerah pemasok. Hal tersebut kata Jeri dikarenakan beras di Papua mengandalkan pasokan dari daerah lain.
Dalam rangka meningkatkan ketahanan stok di gudang, Perum Bulog Merauke akan mendatangkan kembaoi 7.500 ton beras dari luar ke Merauke. Kepala Bulog Merauke Firman Mando menjelaskan bahwa 7.500 beras yang didatangkan bulan tersebut berasal dari Makassar dan Surabaya.
Penjabat Bupati Jayawijaya,Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM mengatakan untuk kabupaten Jayawijaya sebanyak 38.825 Keluarga Penerima Bantuan (KPM) untuk komoditas beras,dimana setiap keluarga mendapatkan 10 Kg beras tahap 1 Tahun 2024.
Pasalnya, produksi beras dalam 2-3 tahun terakhir ini sangat menurun menyebabkan harga beras terus melonjak naik. Saat ini di Merauke harga beras tembus Rp 20.000 perkilonya untuk beras premium jenis Thailand. Sedangkan harga terendah Rp 16.500 perkilonya.
Meski ada kenaikan harga beras untuk Papua, tetapi tidak begitu berdampak besar pada inflasi. Hal ini diungkapkan Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Carolin bahwa upaya mengontrol inflasi di Papua khususnya Kota Jayapura sudah baik.