Pengendalian inflasi di Papua terus dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dengan berbagai upaya. Salah satunya melalui kegiatan pasar murah. Program pasar murah ini dilakukan Pemerintah Kota Jayapura, Bank Indonesia, Bulog dan Aprindo Papua.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Faturachman mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam rangka mendorong peningkatan produksi pangan melalui inovasi, sinergi dan digitalisasi.
Seperti yang disampaikan Kepala Kantor Perwakilan BI Papua, bahwa kopi Papua memiliki keunikan tersendiri dari cita rasanya, sehingga sampai dengan saat ini kopi Papua semakin banyak dicari.
Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Tommy Andreas menjelaskan, transaksi penggunaan QRIS di Papua dari 4 provinsi yang ada tercatat mengalami kenaikan dua kali lipat dari target yang telah ditentukan.
Ha tersebut diungkapkan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Thomy Andryas mengatakan, bahwa upaya antisipasi penanganan uang palsu telah dilakukan pihaknya, bersama semua stakeholder Terkait dari empat provinsi yang ada yakni Papua Induk ( Papua), Provinsi Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
Menurut Faturachman, rangkaian sinergi pengendalian inflasi di Papteng sebelumnya sudah dilakukan pada tanggal 18-19 April 2024 di Kab. Mimika dan Rapat Koordinasi TPID Papteng tanggal 7 Juni 2024 di Kab. Nabire.
Sementara pada momen Natal dan Tahun Baru, pihaknya memprediksi kebutuhan uang tunai akan ada peningkatan tetapi tidak begitu signifikan. Yang mana hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya transaksi non tunai saat ini, baik itu menggunakan QRIS maupun menggunakan kartu kredit atau debet.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menjelaskan, program PSBI tersebut diberikan kepada kedua lembaga zakat masing-masing berupa 50 paket makanan tambahan atau PMT untuk mencegah stunting selama 4 bulan yang akan dibagikan di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan dan Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, bahkan PSBI juga diberikan kepada Gereja Kristen Nazarene (GKN) Kasih.Â
Guna menjaga kestabilan harga kebutuhan bapok dan komoditi pertanian, khususnya bawang yang mulai mengalami kenaikan, Tim TPID Papua tidak tinggal diam. Selain melakukan rapat koordinasi bersama seluruh anggota TPID, juga menggelar pasar murah dan jika mengharuskan pihaknya akan mendatangkan suplai dari luar Papua.
  Rama menjelaskan bahwa FGD yang dilakukan bersama dengan perwakilan Pemprov Papua Selatan dan 4 kabupaten di Selatan Papua untuk melihat progres sekaligus jika ada kendala untuk dicari solusi sekaligus mendampingi dan memberikan asistensi kepada pemerintah baik provinsi dan 4 kabupaten dalam pengisian dalam indeks ETPD sesuai yang diharapkan pemerintah pusat.