Tuesday, April 22, 2025
23.7 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

BANJIR

Warga Minta Talud Dibangun di Kali Kampwolker

Banjir dan longsor  yang melanda Kota Jayapura Jumat (7/1) lalau memang membuat banyak warga trauma, terutama bagi warga yang selama ini tinggal di daerah rawan bencana. Kekhawatiran ini yang juga dirasakan oleh sejumlah warga  yang bermukim di sekitar Sungai Kampwolker Perumnas III Waena.

Hindari Tumpang Tindih Penanganan Dampak Bencana

Untuk menanggulangi dampak bencana banjir dan longsor di Kota Jayapura, tidak hanya ditangani Pemkot Jayapura saja, tapi juga butuh dukungan dari instansi terakit lainnya yang ada di Kota Jayapura. Oleh karena itu, untuk pembagian tugas dan tanggung jawab terebut,

Antisipasi Air Danau Meluap, Kali Jaifuri akan Dibersihkan

Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Hanna Hikoyabi mengatakan, untuk mengantisipasi meluapnya Danau Sentani yang kemudian berdampak pada pemukiman warga yang tinggal di pesisir Danau Sentani,  maka pemerintah akan melakukan pembersihan Kali Jaifuri yang berlokasi di Kampung Yokiwa,  Kabupaten Jayapura.

Rehab Atap GOR Waringin, Datangkan Ahli dari Jakarta

  Menurut Nofdi Rampi, atap GOR Waringin ini roboh akibat hujan deras yang mengguyur Kota Jayapura. Dimana kondisi rehab untuk pelaksanaan PON lalu sebenarnya sudah selesai. Namun pada bulan Desember lalu, saat hujan ternyata memang ada kebocoran di sejumlah titik. Karena itu, pihaknya belum berani membayar sepenuhnya pekerjaan rehab GOR Waringin ini. Di akhir tahun 2021 lalu.

Sejumlah Infrastruktur Rusak Segera Diperbaiki

Bencana banjir dan tanah longsor telah mengakibatkan beberapa infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolahan, rumah ibadah dan lain-lain rusak berat maupun ringan. Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Nofdi J. Rampi mengaku tengah melakukan koordinasi dengan Direktur Bina Operasi dari Kementerian PUPR bersama balai sungai, rawa dan pantai untuk melakukan penanganan segera.

Pemilik Gudang Bersedia Tambah Pipa Pembuangan  Air

Pemilik gudang Samira di RT 10 RW 4 Kelurahan Samkai bersedia menambah pipa pembuangan air yang diduga sebagai penyebab tersumbatnya aliran air di 3 RT, RW 10 Kelurahan Samkai  selama ini.  Kesediaan pemilik  gudang ini setelah Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Romanus Sujatmiko bertemu langsung dengan  pemilik gudang tersebut, Senin (17/1).

Rumah Bantuan Bencana Mulai Dibangun

Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Sentani Kabupaten Jayapura untuk  melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan bagi sejumlah warga yang terkena dampak bencana banjir bandang yang terjadi pada Maret 2019 lalu.

Tiga RT di Kelurahan Samkai Alami Banjir Berbulan-bulan

‘’Sebelum gudang tersebut dibangun, kami akui bahwa  kalau hujan  ada banjir. Tapi, dalam beberapa jam kemudian banjir itu surut. Tapi sejak gudang itu dibangun sejak 2018 lalu,  kami alami banjir  berminggu-minggu bahkan bisa  hitungan bulan,’’ kata Lukas Kelyaum. 

Semua Pengungsi Tinggalkan Posko

   “Data pengungsi terakhir sampai (Sabtu) malam ini dari titik pengungsian di GOR Trikora dan  Diklat Sosial Kampkey Tanah Hitam semua sudah kosong, karena rumah sudah kering dan sudah dibersihkan. Maka tadi semua dikosongkan dan kembali ke rumah masing-masing.” ungkap Rustan Saru, saat konferensi pers, Sabtu (16/01) malam pukul 22.00 WIT.

Pasca Banjir, Iluni FK Uncen Gelar Pengobatan Massal 

Rata rata mereka yang datang ke posko pengobatan massal pasca bencana adalah anak anak dan orang tua. Kebanyakan warga yagn datang mengeluhkan gejala penyakit seperti infeksi saluran nafas atas diare dan infeksi mata.

Latest news

- Advertisement -spot_img