Friday, April 4, 2025
26.7 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

WAMENA

Kopi Tua Berhasil Kabur dari Lapas Wamena

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan kejadian ini bermula pada pukul 15.00 WIT, saat para tahanan mendapatkan waktu untuk beraktivitas di area dalam lapangan Lapas Kelas IIB Wamena. Sekitar pukul 15.09 WIT, di tengah hujan lebat, tujuh tahanan membobol pagar pertama di sebelah kiri dalam lapas menggunakan tang potong.

Diduga Alami Gangguan Teknis Pesawat Trigana Air Putar Balik Ke Bandara Sentani

Setelah 20 menit berada di atas udara dan hampir mendekati tujuan yakni bandara Wamena, tiba -tiba ada pengumuman dari awak kabin untuk pesawat harus kembali ke Bandara Wamena tanpa alasan yang jelas kepada penumpang.

Masjid Al Ihsan Polres Jayawijaya Siap Difungsikan

Kapolres Jayawijaya AKBP Herry Wibowo, S.IK menyatakan awal ia masuk dan melakukan sholat tarawaeh di awal bulan puasa, masjid ini masih satu lantai  dan masih ditutup dengan seng di bagian atasnya, dan pada tahun 2023 dimulai pembangunan dan tahun 2025 ini sudah bisa untuk diresmikan dan digunakan sebagai sarana peribadatan.

Polres Terus Tingkatkan Patroli di Dalam Kota Wamena

"Kami melaksanakan apel mengantisipasi pembacaan putusan MK terkait PHPKADA Gubernur dan wakil gubernur Papua pegunungan. Pembacaan putusan MK terkait Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur di rencanakan pada pagi ini dan untuk mengantisipasi hal tersebut telah di buat Sprin regu siaga patroli untuk mengantisipasi riak-riak penolakan hasil yang dibacakan oleh MK." ungkapnya di Wamena.

Polisi Masih Mendalami Kasus Penyalahgunaan Narkoba

"Untuk kasus pertama di Pikhe yang melibatkan tersangka kurir R, dan dua pemakai DP dan S,  dengan barang bukti tiga paket sabu, sedangkan untuk kasus kedua ada dua tempat di jalan patimura untuk tersangka H dan S, sementara di Pikhe aparat kepolisian behasil mengamankan S, N dan R bersama 24 Paket sabu." ungkapnya

Metode MBG di Papua Pegunungan Perlu Dikaji Secara Matang

Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S.IP, M.AP menyatakan program MBG sebenarnya tidaklah negatif namun perlu pengkajian sesuai kondisi provinsi masing-masing, khusus untuk Wilayah Papua Pegunungan perlu ada kajian lagi yang tepat sebelum diterapkan ke masyarakat agar tidak ada pandangan negatif.

Bakal Jadi Sejarah Baru di Indonesia

"Jadi kepala dan wakil kepala daerah harus tahu jika dalam pelantikan ini kalian semua akan menjadi pelaku sejarah baru di wilayah ini sebab pelantikan ini adalah yang pertama kalinya dilakukan secara kolektif seluruh indonesia di Istana Negara dan yang melantik bapak presiden langsung,"ungkapnya saat menghadiri gladi bersih di Istana Negera jakarta.

Trauma Masa Lalu Picu Pedagang Tutup tempat Usaha

Hal ini terjadi seperti aksi demo penolakan program MBG dimana sebagian pedagang yang ada di wilayah kota Wamena lebih memilih untuk menutup tempat usahanya  dan lebih waspada dengan hal -hal yang tidak diinginkan, ini disebabkan karena masih ada trauma masa lalu terkait dengan kerusuhan  23 September 2019 lalu yang masih membekas.

Tolak Program MBG, Ribuan Siswa di Jayawijaya Turun ke Jalan

Aksi unjuk rasa ini dilakukan agar pemerintah pusat bisa merubah program (MBG) di Papua Pegunungan dengan pendidikan gratis yang dinilai hingga saat ini masih mahal sehingga sangat memberatkan masyarakat yang membayani anak -anaknya untuk sekolah selama ini, karena kebanyakan masyarakat hanya menggantungkan perekonomiannya pada hasil perkebunan.

Akhirnya Pemalangan Jalan di Distrik Wosilimo dan Bolakme Dibuka

Ia menyatakan pihaknya ingin jalan ini segera dibuka, mengingat dalam waktu dekat ini akan ada pelantikan Bupati terpilih di 8 Kabupaten yang ada di Provinsi Papua Pegunungan, dimana 4 diantaranya memiliki akses jalan dari Jayawijaya Yakni Lanny Jaya, Tolikara, Mamteng dan Yalimo.

Latest news

- Advertisement -spot_img