Siapa lagi kalau bukan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A Zebua, S.E., M.M, bersama rombongan yang selalu bersafari ibadah Minggu di Gereja-Gereja di wilayah Jayapura. Ini merupakan bagian dari komitmennya yang selalu mengedepankan pendekatan agama untuk menciptakan kedamaian, sekaligus untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di Tanah Papua.
Patroli gabungan rutin yang dilakukan oleh anggota Kodim 1704/Mappi berupaya mengamankan situasi dari aksi pemuda yang sedang mabuk-mabukan berujung pada pengoroyokan terhadap anggota yang sedang patroli. Tidak hanya itu, para pemuda yang mabuk Miras tersebut secara paksa merebut senjata milik anggota TNI yang mengakibatkan satu warga sipil berinisial AD (22) meninggal dunia usai mendapat perawatan di RSUD Mappi Kamis (30/1) sekira pukul 04.50 WIT
"Tim Investigasi ini telah bekerja melakukan penelusuran atau investigasi terus menerus secara berkelanjutan agar tuduhan yang tidak mendasar semakin gamblang," tegas Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan, S.E.,M.M saat dikonfirmasi terkait perkembangan tuduhan kepada TNI terkait kasus Bom Molotov tersebut,
  Diketahui, Korem 172/PWY Gelar Peringatan Isra Mi'raj dengan Pesan Membangun Mentalitas Tangguh Hadapi Percepatan Zaman. Kegiatan itu mengusung tema "Membangun Mentalitas Tangguh Menghadapi Percepatan Zaman," acara ini bertujuan untuk menguatkan keimanan dan mentalitas prajurit serta Persit di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi (IT) yang membawa berbagai tantangan.
Dandim Ahmad Ali Akbar mengaku pihaknya masih menunggu penyelidikan penyebab korban memilih bunuh diri tersebut. ‘’Kita masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Masih dalam pengusutan,’’ kata Dandim. Namun demikian, lanjut Dandim Ahmad Ali Akbar, indikasi awal almarhum memilih jalan tersebut karena masalah utang piutang.
Brigjen TNI Thevi A Zebua didaulat untuk menyampaikan pesan kepada Para Jemaat yang hadir. Pentingnya pertobatan, rendah hati dan tidak serakah menjadi atensi dalam pesan yang menyejukkan bagi jemaat sekalian. "Hal yang perlu menjadi perhatian dan penting bagi kehidupan adalah rendah hati, pertobatan, dan rasa cukup dalam kehidupan sehari-hari," jelas Kasdam.
Meski begitu kata Kolonel Candra pihak TNI khususnya Kodam XVII/Cenderawasih tidak akan menutup-nutupi jika ada personel yang melanggar hukum. Pihaknya akan menindak tegas siapapun yang melanggar hukum dengan berdasarkan bukti-bukti dan keterangan-keterangan yang akurat dan bukan hanya karena asumsi.
 Ia berharap program itu tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berdampak positif terhadap pengurangan tingkat pengangguran dan kriminalitas di Kota Jayapura. "Kami berencana mengundang lebih banyak kelompok tani dan pemuda asli Kota Jayapura untuk terlibat. Harapannya, program ini dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dan menciptakan kesejahteraan yang lebih baik," tuturnya.
  Ibadah yang berlangsung khidmat ini diawali dengan puji-pujian dipimpin langsung oleh Pastor Paulus Tumayang Tandilinting. Saat diminta memberikan kata sambutan kepada para jemaat, Kasdam Brigjen TNI Thevi A. Zebua menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pihak gereja dan jemaat atas kebersamaannya untuk beribadah minggu di Gereja Santo Fransiskus Asisi Jayapura.
 Sebelumnya pada Rabu 7 Agustus 2024 silam telah diresmikan gudang logistik BNPB Sinak dan kini berlanjut dengan diresmikannya gudang logistik di Agandugume. Kini masyarakat Agandugume bersuka cita karena mimpi dan harapan untuk terhindar dari bencana kelaparan akan terwujud.