Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan berita bohong atau hoaks. Ia menekankan bahwa kehadiran TNI di wilayah tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dan membantu penegakan hukum, bukan melakukan tindakan represif terhadap warga.
“TMMD bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga membantu masyarakat mengatasi berbagai kesulitan. Kehadiran TNI dalam pembangunan daerah menjadi bukti nyata komitmen mereka untuk Papua,” ujar Ramses Limbong.
Ibadah minggu ini tampak khidmat, dipimpin langsung Pendeta Indra Karubaba diwarnai dengan lagu puji-pujian yang dipersembahkan oleh Tim Vokal Grub Cenderawasih. Saat memberikan sambutannya, Kasdam XVII/Cenderawasih mempersilahkan kepada para jemaat untuk menjalin silaturahmi, bertegur sapa dan berkunjung di kediamannya.
Di lokasi, polisi menemukan serpihan pecahan botol kaca yang diduga bom molotov dan bekas keset kain perca yang diduga dijadikan sumbu. Pelemparan molotov itu dilaporkan kepada Polda Papua dengan nomor laporan polisi: LP/B/128/X/2024/SPKT/Polda Papua. Laporan itu tercatat sebagai kasus tindak pidana dengan sengaja menimbulkan kebakaran sebagaimana dimaksud Pasal 180 jo Pasal 55 KUHP.
Pangdam menyatakan bahwa Pomdam XVII/Cenderawasih masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Setelah berkas berita acara pemeriksaan (BAP) dinyatakan lengkap, kasus tersebut akan diserahkan ke Oditurat Militer (Otmil) dan selanjutnya ke Pengadilan Militer untuk disidangkan.
Ini tentunya bisa membingungkan publik terlebih pihak korban, Jubi karena sebelumnya penyidik Polda telah melimpahkan kasusnya ke Pomdam dan kini dikembalikan. Pangdam menjelaskan bahwa saat menerima pelimpahan berkas perkara dari Polda Papua, ia langsung memerintahkan jajarannya untuk membentuk tim khusus (Timsus) dari Pomdam XVII/Cenderawasih guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Pangdam menegaskan bahwa Rapim ini merupakan forum strategis untuk menyamakan persepsi dan arah kebijakan guna meningkatkan kesiapan operasional serta profesionalisme prajurit dalam menghadapi tugas-tugas ke depan.
Namun secara internal pihaknya telah memetakan melakukan rapat koordinasi, terkait proses pengamanan guna memetahkan titik-titik yang diindikasi rentan terjadinya konflik saat PSU itu berlangsung.
Sebelum melalui barisan Antena Pora, Kolonel Anthon beserta istri menyampaikan salam perpisahan dengan sejumlah warga Persaudaraan Setia Hai Terate (PSHT) Cabang Jayapura, dengan menyaksikan atraksi gerak massal, seni tunggal baku, sambung persaudaraan, hingga pematahan benda keras.
Penjabat Bupati Biak Numfor, yang diwakili oleh Staf Ahli I Bupati, Fransisco Olla, S.Sos., MM, menyampaikan bahwa program TMMD terus menjadi bagian penting dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah-wilayah terpencil dan terisolasi. Dalam amanat tertulisnya, ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.