Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM mengajak semua pihak memperkuat gerakan bersama untuk melakukan penanganan stunting di masyarakat. Gerakan bersama yang selama ini terus dilakukan perlu digalakkan kedepannya untuk lebih masif lagi. Penan
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462 balita. Angka tersebut memang sudah mendekati target nasional sebesar 14 persen, namun jumlah kasusnya masih menjadi perhatian se
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan, pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari keluarga.
Dikatakan, pembangunan kependudukan dan keluarga menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan tersebut. “Melalui program Bangga Kencana, pemerintah diarahkan untuk mengelola kuantitas, meningkatkan kualitas, serta me
Ancaman terhadap masa depan generasi muda di Kabupaten Mimika kini hadir dalam dua rupa yang saling mengunci, yaitu stunting dan malaria. Direktur Amungsa Foundation, dr. Enny Kenangalem, mengungkapkan bahwa masalah ten
Hal itu disampaikan Bupati John dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Mimika, Fransiskus Bokeyau, dalam pembukaan kegiatan Asesmen menggunakan alat penilaian tata kelola dan fungsi Tim Percepata
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan bahwa Mandiri Sahabat Desa yang dilaksanakan selama enam bulan telah menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Papua, dan Yogyakarta. Program tersebut menc
Menurut Djimmy, pelaksanaan program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (sebelumnya BKKBN), sehingga distribusi bantuan dapat menjangkau sasaran secara leb
Angka stunting di Papua secara umum berdasarkan data tahun (2025) berada pada 24 persen. Meski Sarles tak menjelaskan secara detail terkait dengan perbandingan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun yang pasti menurutnya s
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan Aksi 1, yaitu analisis situasi, yang melibatkan seluruh perangkat daerah, distrik, serta Puskesmas. Pada tahap ini, seluruh pihak diminta memetakan berbagai permasal
Pernyataan ini muncul setelah program Makanan Bergizi Gratis (MBG) telah tersebar di pelosok negri. Namun, pada kenyataannya program ini masih terus eksis dan diperkuat oleh Kemendukbangga melalui kolaborasi dengan Badan
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayapura, Korry Simbolon, mengatakan bahwa seluruh program kerja Dinas Sosial diselaraskan dengan visi dan misi Bupati Jayapura, khususnya dalam peningkatan pelayanan kesejahteraan sosial ba
Dalam sambutannya, Bupati Fransiscus Xaverius Mote menegaskan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang sangat penting untuk pertumbuhan anak. Menurutnya, pemanfaatan potensi perikanan lokal haru
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting dengan sasaran para ibu hamil (bumil), ibu menyusui
(busui) dan juga balita non PAUD.
Budi mengungkapkan, penurunan stunting tidak hanya tanggung jawab sektor kesehatan. Pada kesempatan yang sama, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji menyatakan, pemerintah menempatkan penurunan stunting se
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tolikara, Yhotam Wonda, SH., M.Si, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA., Staf Ahli Yohanis Mantong Palumpun, SE,
Program Genting ini diluncurkan Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, dimana setiap OPD, BUMN dan BUMD serta Kementrian dan Lembaga, TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Merauke bisa menjadi orang tua asuh untuk menangani d
Kegiatan yang mendapat dukungan UNICEF dan CIDCA melalui Yayasan Gapai Harapan Papua ini dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Dewi Sartika Wonda, S.Par., Kepala OPD terkait, jajaran UNICEF Papua, kepala-kepala P
Asisten II Setda Papua, Setiyo Wahyudi menyampaikan, oleh karena itu, kehadiran Pokja MBG menjadi penting sebagai wada koordinasi lintas sektor untuk memastikar program MBG berjalan terarah, terintegrasi dar tepat sasara
Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesehatan anak-anak serta menekan angka stunting di Kota Jayapura. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyampaikan apresiasinya atas program tersebut. Ia me
“Melalui penilaian kinerja ini, kita ingin melihat sejauh mana berbagai kabupaten/kota di Papua telah melaksanakan program-program yang telah dirancang untuk mengurangi angka stunting secara signifikan,” kata Setiyo, kep
Ia mengatakan, kasus stunting di Papua naik turun. Beberapa kabupaten sebelumnya sudah menunjukkan tren penurunan angka stunting, seperti Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Waropen.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sarmi, Cundrat R. Creeuw, mengungkapkan bahwa dua paket utama pembangunan jalan menjadi prioritas tahun ini, yaitu peningkatan ruas Jalan Nedam-Kasukwe dan Kasukwe-Petam.
Acara tersebut dibuka oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos didampingi Wakil Bupati, Yotam Wonda SH.,M.Si, dan Sekretaris Daerah Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, MM.
Dalam sambutannya, Bupati Willem Wandik mene
“Kita harus lihat akar masalahnya kenapa terjadi stunting. Kita butuh upaya kerja nyata. Saya mengajak bagaimana menekan angka stunting ini. Kalau kita gotong royong, saya yakin 5 tahun lagi Keerom ini akan menjadi unggu
Ia menjelaskan, stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada bayi dan balita yang terjadi dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari kekurangan gizi, protein, hingga penyakit infeksi yang me
Menurutnya, melalui data pertumbuhan yang diperoleh, Dinas Kesehatan dapat mengevaluasi sejauh mana intervensi yang telah dilakukan mampu menekan angka stunting di Kabupaten Sarmi. Data 2024 ada 400 anak stunting di
Akibat efisiensi anggaran, banyak program-program pemerintah baik yang sudah direncanakan hingga yang tinggal menunggu untuk dieksekusi harus disesuaikan dengan kebijakan tersebut tanpa terkecuali.
Menurut Kadis Kesehatan, dalam mengatasi stunting ada dua metode yang dilakukan yaitu intervensi spesifik dan intervensi sensitif, yang mana intervensi spesifik adalah kegiatan yang langsung mengatasi penyebab stuntin
Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang menjelaskan, situasinya memang dibanding 2023 atas hasil pengukuran antropometri dan penanganan stunting data manual dari Dinkes Kabupaten Jayapura, ada
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., yang memimpin langsung peninjauan ini, menjelaskan bahwa pihaknya hadir untuk memperoleh data akurat terkait kondisi balita yang mengalami kekurangan gizi di wilayah tersebut.
Dengan pendekatan multisektoral, program ini menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga di bawah 14% pada tahun 2024. Oleh karena itu, Pj Bupati mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, untuk ikut serta dalam upaya tersebut.
Terlebih kata Ramses, anggaran penanganan stunting lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) itu turun langsung ke sembilan kabupaten/kota di Papua. "Anggaran penanganan stunting lewat DAK turun langsung ke kabupaten/kota. Provinsi sebatas mengevaluasi dan mendorong target intervensi yang perlu dilakukan," ucap Ramses
Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ludya E Logo, S.STP, MSi menyatakan, setelah membentuk honai gizi di sejumlah wilayah distrik di Jayawijaya, OPD dari Pemda Jayawijaya dan TP PKK melakukan kegiatan monitoring untuk mengetahui sejauh mana perkembangan honai gizi tingkat distrik yang dikelola oleh PKK Distrik.
Adapun di tahun 2025 ini ada sejumlah program prioritas yang ditetapkan Kemendukbangga diantaranya Program Gerakan Orang Tua Asuh Stunting (Genting), Taman Asuh Anak, Gerakan Ayah Teladan (Gate) serta program lain yang akan dilaksanakam dalam jangka pendek.
Ketua IDAI Papua, dr. James Thimoty, M.Kes, Sp.A(K) mengatakan, pihaknya akan lebih fokus kepada meningkatkan derajat kesehatan anak-anak dengan meningkatkan pelayanan dan profesionalitas dari sekian banyaknya dokter anak-anak yang ada di Papua.
Bekerja sama dengan Komunitas Papua Future Project, kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 11 orang lanjut usia (lansia), 6 orang ibu hamil, 25 orang ibu menyusui serta 125 anak-anak di Pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Kondisi ini memicu langkah cepat dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mamberamo Raya untuk meluncurkan program inovatif Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau disingkat Genting.
Hal yang dilakukan Bappeda Kabupaten Jayapura dalam penurunan angka stunting antara lain, melalui Program 1000 Hari Pertama Kehidupan, Fokus pada pemberian gizi yang cukup bagi ibu hamil dan anak-anak, Pemberian Makanan Tambahan Bergizi, Menyediakan makanan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil. Pengawasan Kesehatan Ibu dan Anak, Meningkatkan akses ke layanan kesehatan untuk ibu dan anak. Pendidikan Gizi, memberikan edukasi gizi kepada masyarakat.
Kepala Distrik Jayapura Utara, Mardiana mengungkapkan, upaya penurunan angka stunting di Jayapura Utara dimulai dengan koordinasi dengan pemerintahan bawahan di tingkat Kampung dan kelurahan, termasuk dengan PKK dan juga stakeholder baik Koramil maupun Polsek.
Adapun Bkkbn tersebut dipimpin oleh Menteri Wihaji, dibawa kepemimpinannya ia menyusun sejumlah program strategis nasional meliputi, program penyediaan 1000 fasilitas deker bagi pegawai di Bkkbn. Gerakan sejuta orang tua asuh cegah stunting (Genting). Genting digagas untuk memperkuat posisi stunting, sehingga mengakhiri tahun 2024 masalah stunting dapat diatasi.
Kepala BKKBN Papua Sarles Brabar mengatakan salah satu upaya penanganan stunting di kampung keluarga berencana dengan meningkatkan intervensi atau tindakan yang dilakukan secara berkolaborasi dengan instansi terkait.
Limbong mendorong agar kepala daerah di sembilan kabupaten/kota agar gencar meningkatkan produksi pangan lokal tersebut. "Pemprov Papua bersama instansi terkait lainnya terus bekerja keras untuk mempercepat penurunan angka stunting yang saat ini masih yakni 28,6 persen," ujarnya.
“Kabupaten Keerom dan Waropen ini menjadi atensi kita terkait penakanan stunting,” ungkap Pj Ramses Limbong kepada Cenderawasih Pos di Keerom pekan lalu. Kata Ramses Limbong, Pemprov Papua dan Pemkab Kabupaten Keerom serta Waropen harus lebih serius menekan angka stunting di dua kabupaten itu dengan berbagai program dan intervensi.
Selain bertatap muka dengan masyarakat, Ramses Limbong juga melihat langsung pelayanan di Puskesmas Ywan, melihat program pasar murah serta ikut melakukan panen jagung. Serta meninjau proses peningkatan produksi dan mutu genetik sapi melalui pelayanan inseminasi buatan.
PJ Bupati mengaku bantuan ini tidak seberapa, hanya tapi hal ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas teknis untuk membantu masyarakat di distrik, dan bantuan ini tak hanya di wamena kota saja tapi beberapa waktu lalu juga dilakukan beberapa distrik lain dan juga puskesmas untuk menyerahkan bantuan yang sama.
Ramses menyatakan, meminta kepala daerah di Sembilan kabupaten kota harus melakukan pendataan stunting secara tepat untuk mempermudah memantau capaian tersebut.
"Sebagai pemerintah kota Jayapura saya sangat mengapresiasi komitmen dan upaya yang dilakukan oleh pengurus DPC PKI dalam menyusun rencana kerjanya yang bertujuan untuk melayani wanita Kristen dan memberdayakan mereka untuk kesejahteraan keluarga,"katanya
Asisten II Setda Jayawijaya, Lekius Yikwa mengatakan pihaknya memberi apresiasi kepada tim koordinasi percepatan penurunan stunting Kabupaten Jayawijaya beserta para Kepala Distrik dan kepala kampung, serta kepala puskemas bersama yang turut mendukung program penurunan stunting di kampung kosiafe distrik Musafak.
Untuk mengurangi angka perkawinan dini, Ramses menyebut pihaknya akan melakukan pendekatan ke masyarakat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB).
Clief Ohee yang juga masuk dalam Badan Anggaran (Banggar) mengatakan penurunan stunting di Kabupaten Jayapura bisa dilakukan secara optimal dari hulu ke hilir supaya presentase kasus stunting bisa terus menurun dari waktu ke waktu dan tidak ada kasus baru.
“Saya rasa dalam konteks saat ini untuk menghilangkan stunting hingga angka nol belum bisa, namun bisa menekan khususnya pada usia ibu hamil dan saat anak-anak usia 1 hingga 5 tahun,” sambungnya.
Mirisnya jika dipresentase maka ada 13.3 persen dari sekira 20 ribu anak di Kabupaten Jayapura yang terkena stunting. Meski demikian dikatakan bahwa presentase tersebut dalam angka dari WHO dikategorikan masih terkendali.
Sebagai penjabat baru di lingkungan Bkkbn Papua beberapa hal yang dilakukan untuk menekan angka prevalensi stunting di Papua. Salah satunya meningkatkan koordinasi dengan pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota. Itu dilakukan untuk mencapai target nasional yaitu 14 persen.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang mengatakan, kasus stunting hingga semester pertama (I) tahun 2024 mencapai 13,3 persen atau 1006 kasus yang ditemukan di Kabupaten Jayapura. Menurut Edwar, kasus stunting tersebut ditemukan berdasarkan dari proses analisis dan pengukuran pada aksi konvergensi Ke -7 yang ditemukan kasus stunting baru karena terdapat balita gizi buruk dan berat bayi rendah sejak lahir.
Sejalan dengan Program Pemerintah Pusat yaitu Papua Sehat, Papua Cerdas dan Papua Produktif tersebut, maka Bank Papua membuat Program untuk menanggulangi Stunting dengan nama SAHABAT, yang merupakan akronim dari Satu Hati Berantas Angka Stunting dengan Program unggulan adalah Sahabat Sehat, Sahabat Bersih, Sahabat Sukses, Sahabat Cerdas, dan Sahabat Beriman.
Namun sebelum mendapatkan telur dan susu tersebut, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan drh Retno memberikan sosialisasi terkait manfaat meminum susu dan memakan telur setiap harinya kepada siswa-siswi yang berjumlah lebih 300 orang tersebut.
"Hasil pengukuran bayi dan balita pada Juni – Agustus 2024 sebanyak 1.006 anak mengalami stunting di Kabupaten Jayapura. Angka stunting tersebut mengalami kenaikan hingga 13,3 persen dari angka tahun lalu 11,7 persen,"ungkapnya
Menurutnya faktor utama tingginya angka stunting di dua wilayah tersebut, disebabkan karena memang jumlah penduduk yang ada di dua distrik itu memang yang terbanyak dari beberapa distrik lainnya yang ada di wilayah Kota Jayapura.
Karir Sarles Barabar di Bkkbn bisa dibilang cukup moncer, dimana memulai bekerja tahun 1994 sebagai Penyuluh lapangan Keluarga Berencana (KB). Wilayah kerjanya meliputi Kota Jayapura, Skow hingga perbatasan RI-Papua Nugini (PNG)
PJ Bupati Jayawijaya, melalui asisten II setda Jayawijaya Lekius Yikwa menyatakan, lauching stunting untuk 40 distrik atau 328 kampung dipusatkan di pisugi di tujuh kampung. ini perlu di teruskan, ini juga kegiatan sosialisasi. sebab pemerintah mengharapkan kepada stekholder dalam hal ini ibu-ibu PKK, Puskesmas, kader, ini tugas dan tanggungjawab untuk menterjemahkan program stunting ke tingkat desa dan distrik.
Tujuannya adalah untuk mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan status gizi anak di tiga kabupaten yang berada di dua provinsi yakni Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire (Provinsi Papua Tengah) serta Kabupaten Asmat (Provinsi Papua Selatan).
Asisten I Setda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.A.P menyatakan pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Kampung memanggil kepala puskesmas di seluruh Kabupaten Jayawijaya untuk diberikan pemahaman terkait dengan rencana penanganan stunting yang mendapatkan dukungan anggaran dari dana desa.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor S.Pd, MM menyatakan diketahui bersama bahwa masalah stunting, kemiskinan ekstrim adalah isu yang selama ini didengar dan pemerintah selalu mengimbau supaya bagaimana melakukan upaya penurunan terutama untuk masalah stunting.
Dijelaskan, pemberian vaksin PIN Polio lengkap diwajibkan dari target 22.904 kategori bayi, balita dan anak usia dini di Kabupaten Jayapura, sudah bisa mendapatkan vaksin PIN Polio putaran satu dan putaran dua minimal 90 persen lebih dari sasaran target sasaran di atas. Jika tidak maka, untuk pemberian vaksin PIN Polio putaran tiga dua putaran empat tidak bisa diberikan.
Pengarahan perdana dari Pj Gubernur Ramses, usai dirinya dilantik Pj Gubernur Papua difokuskan untuk meningkatkan koordinasi antar organisasi perangkat daerah. Sehingga semua pelayanan pemerintahan berjalan dan lebih baik lagi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, dari data jumlah tersebut, yang paling banyak itu berada di Kelurahan Gurabesi, hanya saja dia tidak merincikan berapa banyak anak-anak stunting di wilayah tersebut.
Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP, M.P.A menyatakan, ketika berbicara stunting artinya ini berbicara tentang seorang ataupun anak-anak yang kemudian akan tumbuh 20-40 tahun ke depan yang akan terus melanjutkan roda pembangunan atau pemerintahan di daerah ini secara khusus di Papua Pegunungan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori Hengky Mandosir menjelaskan penanganan secara massif dan terstruktur perlu dilakukan. Tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga perhatian dari pihak-pihak lainnya.
Berdasarkan data yang ada di laman Kementrian Dalam Negeri RI persentase kasus stanting di Papua pada tahun 2024 sebesar 8,7%, turun 2,2% dibandingkan tahun 2023 sebesar 10,9%.
Johanes menyebutkan dalam Riset Kesehatan Dasar 2022 yang dilakukan bersama antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia ditemukan angka insiden malaria dan kondisi stunting pada bayi dan balita yang tinggi di Kabupaten Mimika.
"Saya mendapat informasi soal banyak anak-anak di kampung ini dan kami coba membantu. Saya pikir ada hal yang harus dipersiapkan dan kita berbicara soal masa depan Papua nantinya," jelas Juliana Waromi di Ayapo kemarin.
Mewakili PJ Walikota Jayapura asisten 2 Setda Kota Jayapura, Widi Hartanti berharap, kegiatan itu dapat memberikan pengetahuan yang baik kepada masyarakat mengenai gizi dalam rangka pencegahan dan penurunan stunting
Kapolres Sarmi, AKBP Timur Santoso menjelaskan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang sangat penting. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendukung masyarakat dan menunjukkan sinergitas antar instansi terkait.
Pemberian paket makanan tambahan yang disertai dengan edukasi ini merupakan salah satu program berakan nasional dari BKKBN, Bapak-Bunda Asuh Stunting. Program ini dalam rangka untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Puncak.
Menurutnya, stunting disebabkan oleh banyak faktor, tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi saja, tetapi juga faktor pola asuh, faktor anemia pada remaja putri, faktor asupan gizi bagi ibu hamil hingga melahirkan dan ada juga yang disebabkan oleh kesehatan bayi dan balita pada masa pertumbuhan.
Direktorat Jenderal PAUD Pokja Holistik Integratif (HI) Kemendikbud Ristek, melalui dua anggotanya melakukan monitoring sekaligus melihat langsung progress dari penanganan stunting di wilayah kerjanya di Papua.
Kepala Perwakilan Bkkbn Papua, Nerius Auparai, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan cakupan layanan pengukuran stunting secara luas. Kemudian untuk mendeteksi dini masalah gizi dan kesehatan, serta intervensi kepada sasaran yang memiliki risiko stunting.
Penanganan secara kolaborasi ini juga diharapkan melibatkan semua pihak tidak Lagi fokus pada Dinas Kesehatan, atau BKKBN, Namun semua pihak harus terlibat penuh. Termasuk TNI Polri, semua organisasi perangkat daerah.
Slogan PaSTi NoKen merupakan singkatan dari Para-para SDGs Timika No Komen. Slogan ini memiliki makna filosofis dari kearifan lokal Papua, yaitu “Para-Para” yang berarti membicarakan segala hal menyangkut tujuan bersama guna memberikan manfaat bersama, serta menjadi komitmen bersama.
Intervensi Serentak Pencegahan Stunting tahun 2024 yang melibatkan lembaga pemerintahan, mitra, kader-kader Posyandu, Balita, calon pengantin, remaja, hingga lansia ini mendapatkan perhatian dari sejumlah kader-kader posyandu, hingga petugas-petugas puskesmas yang ada di sekitar Biak Kota.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan pemerintah secara bertahap mulai mewujudnyatakan pelayanankesehatan dalam penanganan Stunting dan Gizi Buruk, pelaksanaan kegiatan ini merupan kolaborasi bersama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya untuk kegiatan pecontohan penanganan stunting.
Kepala Perwakilan Bkkbn Papua Nerius Auparay menjelaskan kegiatan posyandu serentak ini digelar sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dimana setiap wilayah wajib mengintevensi percepatan penurunan angka stunting.
Menyikapi hal itu, Pj Gubernur Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun menilai salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut adalah dengan memastikan setiap anak di Papua mendapatkan sarapan yang sehat dan bergizi setiap hari.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan tim percepatan penurunan stunting harus tetap membangun koordinasi dan komunikasi sesama OPD dan juga pemerintah daerah dalam Upaya mengatasi masalah stunting di Jayawijaya. Rembuk ini merupakan wujud komitmen perhatian semua pihak terhadap Stunting.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Drs. Nerius Auparay, MSi menyatakan apa yang telah di diskusikan bersama harapannya harus ditindak lanjuti, jangan hanya bicara dan di programkan namun tak ditindak lanjuti, oleh karena itu BKKBN berharap PJ Bupati , Sekda dan Tim percepatan penanganan stunting haru menangani masalah ini serius.
Kepala BKKBN Provinsi Papua Drs.Nerius Auparay MSi menyatakan hari ini pihaknya menghadiri rembuk stunting dari Kabupaten Jayawijaya sekaligus mencanangkan program bapak asuh anak stunting di wilayah ini sehingga dapat membantu pemerintah dalam upaya pengentasan stunting di wilayah ini.
Menurutnya, peningkatan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berdaya saing di mulai sejak anak dari dalam kandungan sampai usia dua tahun yang disebut dengan masa seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK), dan dilanjutkan pada tahap berikutnya sampai dengan usia lima tahun.
Meski begitu, ada juga program kerja yang ternyata belum berhasil diatasi secara tuntas, terutama pengentasan kemiskinan ekstrem dan masalah stunting di Kota Jayapura yang diakuinya masih cukup tinggi dan beberapa persoalan lainnya yang masih butuh penanganan oleh Pemkot Jayapura kedepan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan , Perlindungan Anak, Pengendalian pendudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Merauke Delsiana K. Gebze, ditemui media ini mengungkapkan bahwa target tersebut sesuai dengan pencapaian yang telah berhasil dilakukan di tahun 2023.
Rapat itu diikuti 4 OPD, Provinsi, dan 29 OPD Kabupaten Kota, Tim Percepatan Stunting Provinsi Papua dan satgas percepatan penurunan angka stunting, serta mitra yang lain. Adapun sebelum rakerda itu digelar Bkkbn bersama peserta ini menggelar pra Rakerda yang dimulai 20-21 Mei 2024.
Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Kriswandito, melalui Danramil 1707-04/Kimaam Kapten Inf Nurmadi menyampaikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi kepada anak-anak di Kampung Kiworo Distrik Kimaam Kabupaten Merauke-Papua Selatan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM mengakui jika dalam rapat koordinasi yang dilakukan di ruang rapat Bupati Kantor Otonom Pemda Jayawijaya itu mengkongkritkan Upaya penanganan stunting yang merupakan program nasional yang akan ditindak lanjuti, lewat beberapa OPD terkait yang mengalokasikan anggaran dalam DPAnya.
Pihaknya juga meminta kabupaten/kota di Papua untuk menyediakan anggaran yang cukup dalam penanganan Stunting sesuai kemampuan daerah tersebut. “Selain itu mereka juga harus memastikan bahwa potensi stunting dapat terpetakan dengan bagus, sehingga dari sisi perencanaan penganggaraan dan pengalokasian yang bagus,” ujarnya.
Dikatakan Derek, permasalahan Stunting tidak hanya dipengaruhi oleh kesehatan ibu dan anak serta gizi anak saja. Melainkan juga dipengaruhi oleh banyak faktor lain di luar kesehatan, seperti ketersedian air bersih layak dan sanitasi, jaminan sosial dan pola asuh, sehingga dalam penanganan dan pencegahannya pun harus dilakukan secara menyeluruh dan memusat atau konvergen.
Dikatakan, tak hanya itu begitu juga untuk kemiskinan ekstrem, harus persis data pastinya, dalam penanganan satu keluarga atau kepala keluarga bisa lepas dari kemiskinan eksrem, itu apa saja yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan layanan, dan berapa kebutuhan anggarannya per setiap kepala keluarga.
Kepala Bkkbn Papua Nerius Auparay mengatakan hasil survei Kesehatan Kesehatan Indonesia, pada bulan desember 2023 kemarin angka prevalensi stunting di Papua menurun 6 persen.