Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan., S.Ag melalui Kasat Lantas Ipda Agus Hadiyanto saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa adapun tujuan dilaksanakannya strong point ini yakni untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan pada pengendara baik itu pengendara mobil ataupun motor dan memberi rasa aman terhadap pejalan kaki yang hendak menyebrangi jalan.
PERNYATAAN Hana yang juga seorang Fasilitator Ibu Penggerak bukan tanpa alasan. Ia adalah bagian dari sedemikian banyak orang tua yang sebelumnya kerap merasa khawatir tentang situasi dan kondisi sekolah yang masih rentan terjadi kekerasan.
“Sebelumnya kita tidak bisa bicara karena SMK ini belum resmi berdiri, meskipun sudah melaksanakan KBM, kalau skarang bisa karena secara hukum SMK ini sudah sah atau resmi berdasarkan SK Kementerian, Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan,”ucapnya di Biak, Sabtu,(22/9).
Sehingga dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar oleh siswa dan guru SMK Negeri Pertanian selama ini berlangsung dengan menumpang di gedung Petrus Kafiar Biak.
Dari hasil pertemuan pihaknya bersepakat saling menjaga situasi agar tetap kondusif. Sehingga dengan begitu para siswa tetap mengikuti proses belajar dengan baik.
"Bagaimanapun para siswa dan siswi ini merupakan harapan untuk masa depan, sehingga kami sangat berharap mereka turut serta dalam semangat #Cari_Aman sekaligus menjaga keselamatan berkendara," kata Elang, dalam rilisnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (12/9) kemarin.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri A. Yudianto berharap para pelajar yang diutus, mampu menunjukkan prestasi terbaik. Termasuk dapat menjaga nama baik Provinsi Papua saat berkompetisi.
Hari ini Sabtu (9/9) ini akan dilaksanakan jalan santai dan senam bersama di Kabupaten Jayapura, dalam memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-40 Tahun 2023, dan di Kabupaten Jayapura dilaksanakan berbagai kegiatan mulai dari lomba tradisional tarik tambang yang diikuti peserta SMA/SMK di Stadion Barnabas Youwe pada Jumat (8/9).
"Kemarin kami baru mengadakan ANBK. Indikator-indikator yang dikerjakan oleh anak-anak itu ada 4, literasi, karakter, numerasi dan survei lingkungan belajar. Hasil asesmen itu akan tergambarkan di rapor pendidikan tahun depan," kata Nurjana, Jumat (1/9).