Selain fokus pada pertanian dan perkebunan BTM juga akan fokus pada pengelolahan peternakan. Sebagaimana dirinya saat menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitasi dia cukup aktif memberikan bantuan ternak ke masyarakat setempat.
Ketua KPU Kabupaten Merauke Rosina Kebubun ditemui di hari pertama lipat surat suara tersebut mengatakan, bahwa di hari pertama ini pihaknya melkukan pelipatan untuk surat suara bupati dan wakil bupati Merauke.
KH. Arifin menjelaskan bahwa dalam Pilkada serentak di Provinsi Papua Selatan maupun Kabupaten Merauke ada 2 kader NU yang maju sebagai calon bupati Merauke dan hadir dalam pertemuan pertama PW NU Papua Selatan tersebut.
Calon Gubernur Paua Pegunungan Nomor Urut 1 Dr (HC), Jhon Tabo, SE, M.BA menyatakan penyampaian visi dan misi pasangan calon nomor urut 1 Dr (HC), Jhon Tabo, SE, M.BA, - Dr.Ones Pahabol,SE. MM,(Jones) mengusung 3 tungku Adat, Agama dan Pemerintah tentunya ini yang akan diletakan dalam pemerintahan.
Pada kesempatan tersebut, lanjut Mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Tolikara, KPU Provinsi Papua Pegunungan sangat mengharapkan debat kandidat ini dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat di Papua Pegunungan sehingga dapat menentukan pilihannya dengan menilai sendiri apa yag menjadi strategi dua calon dalam membangun DOB tersebut.
Dia mengatakan, penertiban terhadap peredaran minuman keras ini biasa dilakukan seperti yang sudah dilakukan pada waktu-waktu sebelumnya. Penertiban yang dilakukan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas pada saat pelaksanaan Pilkada serentak.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, mengatakan simulasi ini dilakukan bagaimana tehnis maupun taktis pengamanan yang akan di lakukan di TPS dalam tahap pungut hitung suara. Karena itu, Kapolres Leonardo Yoga memberi 2 pesan kepada seluruh personel yang akan diberi tugas melakukan pengamanan di TPS.
“Untuk pembinaan dan mengingatkan yang bersangkutan sudah saya lakukan, hari itu begitu saya dapat rekaman suara, saya langsung panggil yang bersangkutan,” sambungnya.
"Kasihan para paslon, jauh - jauh dari Papua sampai disini tidak mendapatkan 'panggung' yang baik. Baru mulai bicara tapi bel sudah bunyi. Kami yang nonton juga tidak bisa menangkap utuh apa saja yang mau disampaikan," kata Risma, satu warga kota usai menyaksikan debat tadi malam.
Perbedaan pilihan terhadap calon pemimpin daerah yang terjadi di masyarakat pada saat ini tidak hanya disikapi dengan dewasa dan penuh toleransi namun sebagai aparat pihak berwajib yang bertugas dalam tugas keamanan dan pertahanan, utamanya harus melakukan aksi cepat dan tanggap demi menjaga kerukuan serta kedamaian.