Meskipun wilayah kerjanya mencakup hampir seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Papua, namun dengan SDM yang dimiliki, maka dipastikan semua perkara yang nantinya akan terdaftar dipastikan berjalan sesuai prosedur. Bahkan tidak akan menggangu proses persidangan untuk perkara yang lain.
“Kita sudah petakan daerah yang tersulit atau terluar di Kabupaten Jayapura. Dari 19 Distrik ada 4 Distrik yaitu Distrik Kaureh, Distrik Airu, Distrik Ravenirara dan Distrik Unurum Guay yang sulit dilalui kendaraan roda 4 saat distribusi logistik,”ungkap Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Efran J. Tunya
Debat pamungkas ini mengangkat beberapa tema, mulai dari kesetaraan gender, isu pendidikan, isu pasar, isu PAD hingga terkait Persipura. Meski terkait Persipura ini sempat memunculkan pertanyaan karena dianggap sebagai pertanyaan setingan namun semua paslon berhasil memberikan pertanyaan dan jawaban secara bergantian.
Sementara untuk hari pemilihan nanti, jajaran Polsek akan melakukan pengamanan di setiap titik sesuai arahan Kapolresta Jayapura Kota. "Untuk jumlah pasukan, masih menggunakan personel yang ada, nantinya mau ditambah atau tidak tergantung pimpinan," kata Komarul.
Karena itu, dia meminta aparatur sipil negara baik pegawai pemerintahan maupun kepala distrik, lurah di Kota Jayapura, supaya tetap bekerja melayani masyarakat dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.
Debat publik berjalan selama 180 menit dan terbagi dalam 5 sesi. Sesi pertama yaitu penyampaian visi dan misi Paslon, Sesi 2 Penajaman Visi Misi Calon, Sesi 3 Pendalaman Materi Debat. Sesi 4 Tanya - Jawab antar Pasangan Calon, dan Sesi 5 Closing Statement
Hal itu dilakukan Polresta dalam rangka memastikan semua tahapan Pilkada 2024 di wilayah Kota Jayapura berlangsung dengan aman dan tertib. Kapolresta mengatakan bahwa pengamanan ini dilaksanaan oleh personel, Polresta dan Polsek jajaran yang tergabung dalam Operasi Mantap Praja (OMP) Cartenz 2024.
Kalaupun ada APK yang terlihat rusak, lanjut Agustinus Mahuze kemungkinan disebabkan oleh faktor alam, berupa angin kencang. Karena jika ada APK yang diduga dirusak, maka perlu pembuktian. ‘’Sehingga kami nilai bahwa sejak kampanye Pilkada dimulai sampai hari ini masih berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan,’’ katanya.
KPU Kabupaten Jayapura juga siap menyelenggarakan debat publik kedua yang diikuti lima Paslon. Untuk debat kedua nantinya mengambil tema " Tata Kelola Pemerintahan dan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Penguatan Nasionalisme dalam Bingkai NKRI dengan durasi waktu 180 menit terbagi 150 menit debat dan 30 menit iklan.
Mereka datang untuk mengevaluasi persoalan yang terjadi sehubungan dengan pengangkatan anggota DPRK jalur pengangkatan di Kota Jayapura. Di mana sampai saat ini belum dilantik meskipun anggota DPRK jalur pemilihan sudah dilantik beberapa waktu lalu.