Ketua Panitia Tabligh Akbar, Kapolresta KBP Victor Mackbon mengatakan sejauh ini persiapan pihaknya dalam menggelar giat tersebut sudah mencapai 90%. Selanjutnya tinggal pelaksanaan dan pemantapan di lokasi kegiatan.
Plh Ketua KPU Provinsi Papua Pegunungan Naftali Emanuel Pawika menyatakan hari ini secara nasional KPU RI, Provinsi dan Kabupaten meluncurkan E- Coklit sesuai dengan PKPU No 7 tahun 2024 bahwa kerja Pantarlih akan dilakukan selama sebulan sejak 24 Juni dan akan berakhir pada 25 Juli mendatang.
Khususnya kebutuhan baliho akan meningkat, kebutuhan baju, attribut kampanye dan sebagainya. Hal ini akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Papua.
Ketua KPU Jayawijaya Silas Hubby menyatakan terkait dengan peluncuran pilkada di Kabupaten Jayawijaya yang hari ini dilakukan dengan harapan tahapan yang saat ini dilakukan bisa diketahui oleh masyarakat seperti pembentukan badan adhoc seperti PPD dan PPS,
Pemutahiran data pemilih sementara, ini kata dia menjadi penting, karena penetapan TPS, akan mengacu pada jumlah pemilih. "Semua akan kami awasi sehingga proses Pilkada di Kota Jayapura berjalan lancar," tegasnya.
Komitment ini didorong karena melihat jumlah penduduk NTT di Papua yang cukup tinggi, namun sayang tidak didukung dengan alat transportasi yang memadai. Selain itu kehadiran tranportasi laut juga akan membuka peluang bagi provinsi Papua bisa bekerjasama dengan Provinsi NTT.
Habiburokhman juga mengapresiasi Presiden Jokowi yang hasil kinerjanya sangat baik. Menurutnya, approval rating yang tinggi tersebut menunjukkan kinerja Presiden Jokowi berhasil di tengah masyarakat.
Ketua KPU Keerom, Melianus Gobay mengatakan, Kabupaten Keerom merupakan daerah paling terakhir yang melakukan peluncuran Pemilukada di Provinsi Papua. Namun demikian Gobay sangat optimis Kabupaten Keerom bisa menyelenggarakan Pemilukada dengan sukses dan damai.
“Masyarakat bersama penyelenggara dan pihak keamanan harus sama-sama menjaga kedamaian Pemilu. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Kabupaten Keerom selalu dalam kondisi damai saat menyelenggarakan Pilkada,” ujarnya.
Meski demikian, Pria yang akrab disapa BTM itu, justru tak ingin mengambil jabatan strategis itu. Padahal secara materi, gaji anggota DPR RI cukup tinggi dibandingkan gaji Gubernur. Namun BTM justru tak ingin mendapatkan semuanya itu, karena fokus utamanya hanya ingin mengabdi untuk tanah kelahirannya di Bumi Cendrawasih ini.