Friday, April 4, 2025
28.7 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

Pertamina

Pertamina dan Pemkot Segera Tertibkan Pemain BBM Bersubsidi

   "Terkait dengan antrean yang terjadi, kita butuh sinergi bersama antar lintas sektoral, untuk bisa bagaimana menangani nanti dari sisi Pertamina melakukan pembinaan terhadap SPBU dan menjamin mereka tidak melakukan pelanggaran sesuai dengan ketentuan,"  bebernya.

Jelang Nataru, Pertamina Tambah Pasokan Minyak Tanah

   "Untuk minyak tanah kita sudah sampaikan bahwa untuk Natal dan tahun baru ini kita akan lakukan penambahan supplay alokasi ekstra dropping sebanyak 10-18% untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan minyak tanah yang biasanya terjadi," kata Ziko Wahyudi,  Sales Area Manager Retail Pertamina Papua

Sempat Kosong di Mimika, Pertamax Kini Kembali Tersedia 

Seyogyanya, kondisi ini juga sempat terjadi pada tanggal 1 September 2024 lalu, dimana ada kelangkaan Pertamax karena kapal yang membawa BBM tersebut mengalami keterlambatan disebabkan cuaca buruk selama pelayaran menuju Mimika.

Tambah Jam Operasional atau Tambah SPBU

  Menyikapi kondisi antrean saat ini,  Ramses minta ada solusi nyata dari Pertamina,  apakah Pertamina menambah jam operasional atau  mencari alternatif lainnya.  “Khusus untuk industri, solusinya mungkin dia (Pertamina-red) bisa menggunakan truk (tanki). Sehingga mobil untuk industri bisa mengisi BBM di situ,” kata Ramses.

Ancam Mogok Kerja, Jika Antrean Solar masih Mengular

  Menurutnya, selain berdampak pada pendistribusian logistik ke konsumen, kelangkaan BBM juga membuat terjadinya inflasi di Kota Jayapura. Ia mencontohkan, biasanya saat pendistribusian logistik mereka membeli Solar dengan harga Rp 700 ribu, dengan harga Rp 6.800 per liter. Namun mereka dipaksa membeli Dexalite seharga Rp 13.800 per liter yang selisihnya 100 persen lebih dengan Solar subsidi.

Aneh, Solar Aman, Namun Antrian Mengular

Meski jam operasional terganggu namun hal  ia tetap harus antri karena jika tidak maka tidak bisa bekerja. "Ini rutin saya lakukan. Satu hari antri solar, hari berikutnya baru bisa kerja dan jika hari ini tidak dapat solar berarti kendaraan akan bermalam untuk antrian hari selanjutnya," katanya kepada Cenderawasih Pos

Tak Punya Barcode, Pemilik Kendaraan Hanya Boleh Mengisi 10 Liter BBM

Salah satu petugas SPBU Entrop, Aldi mengaku sudah diarahkan untuk mengisi kendaraan yang memiliki barcode. Jika tidak, maka pemilik kendaraan hanya boleh mengisi 10 liter. Sekaligus juga mengarahkan ke pemilik kendaraan untuk melakukan pendaftaran barcode yang akan dibantu petugas.

Menunggu Peran Pemda Menertibkan Penjual BBM Eceran

“Harga yang mereka jual memang berbeda dari harga SPBU, itu di mana-mana pasti terjadi. Sebab, mereka beli minyak dulu baru dijual kembali, hanya saja seharusnya mereka ini berjualan saat SPBU tutup dan harganya harus diatur oleh Pemda setempat,” kata Ongen

Per 1 Oktober, Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga di Papua-Maluku

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menjelaskan, harga BBM non subsidi akan terus disesuaikan mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS), atau Argus dan juga mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

Pertamina Antisipasi Lonjakan Permintaan BBM Selama Pilkada hingga Tahun Baru

Integrated Terminal Manager (IT) Jayapura, Yohanis Rony mengatakan berdasarkan pemantauan, stok BBM dan LPG di wilayah Papua dalam kondisi aman saat menghadapi akhir tahun.

Latest news

- Advertisement -spot_img