Ketua Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan Fredy Wamu menyatakan hari ini sudah dimulai dibuka pendaftaran untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, namun terkait dengan masalah keamanan, mengingat belum lama ini ada pembakaran kantor KPU papua Pegunungan akibat belum ada pasukan Bawah Kembali Operasi (BKO) dari Polda Papua.
 Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, S.Ag didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tolikara, Mikhel Dandirwalu, S.Th.,M.M kepada Pj Bupati Marthen Kogoya di Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Entrop Jayapura, Selasa 27 Agustus 2024.
"Untuk hari pertama tanggal 27 Agustus sejak pagi pukul 08.00 WIT KPU sudah membuka pleno pendaftaran Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur sampai dengan pukul 16.00 Wit belum ada bakal calon yang mendaftar dan juga berkonsultasi dengan KPU soal persyaratan calon dan pencalonan."ungkapnya Selasa (27/8) kemarin di Gedung Tongkonan Wamena
Wakil Direktur RSUD Jayapura, dr Andreas Pekey, Sp.PD mengatakan beberapa daerah sudah menghubungi pihak rumah sakit. Seperti KPU Papua Induk, KPU Papua Pegunungan dan KPU Tengah.
Komisioner KPU Papua Pegunungan Devisi Teknis Melkianus Kambu mengimbau kepada bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati 8 Kabupaten diharapkan supaya pendaftaran itu bisa dilakukan pada 27 dan 28 Agustus, untuk pendaftaran di tanggal 29 boleh saja dilakukan namun jangan di menit -menit akhir.
Komisioner KPU Devisi Teknis Melkianus Kambu menyatakan sesuai dengan undang -undang nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serta PKPU2Â tahun 2023 tentang tahapan dan jadwal lebih khusus PKPU 8 Tahun 2024 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.
"Kami sudah memerintahkan agar hasil itu harus dikembalikan sebab yang layak dilantik menjadi anggota PPD di Kabupaten Tolikara yang memiliki nilai tinggi, oleh karena itulah kami akan melantik PPD yang nilainya tinggi dan PPD yang dilantik KPU Tolikara digugurkan karena memang ada yang salah
Dalam formasi CPNS 2024 ini Pemerintah Provinsi Papua pegunungan agar menggutamakan Pencaker orang Asli Papua pegunungan dan Juga benar - benar transparan menerapkan Prinsip Undang -Undang Otonomi Kusus Bagi Orang Asli Papua. Dalam hal Pengisian Formasi CPNS 2024 agar diterapakan sesuai aspirasi pencaker Papua Pegunungan,Â
Komisioner KPU Papua Pegunungan Devisi Teknis Melkianus Kambu menyatakan bagi anggota DPRD yang masih menjabat dalam periode ini, contoh saja masih menjabat di DPRP, sebelum melakukan pendaftaran pada 27 Agustus-29 Agustus ini harus membuat suurat pengunduran diri kepada ketua DPRD dan juga kepada pemerintah daerah.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK menyatakan apel gelar pasukan mantap praca Cartenz 2024Â ditujukan untuk pengamanan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, gelar pasukan ini sebagai sarana untuk melakukan pengecekan terakhir dari kesiapan unsur pelaksana operasi sekaligus sarana untuk saling menyatukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.